Warga Waingapu Harap Pemerintah Tidak Naikkan Harga Minyak Tanah
Ryan Nong April 16, 2026 01:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU –Melki Rihi, seorang warga di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berharap pemerintah tidak menaikan harga minyak tanah.

“Saya berharap harga minyak tanah ini jan (jangan) naik. Ini kebutuhan primer kami di rumah,” katanya kepada Pos Kupang, Rabu (15/4/2026).

Ia khawatir, jika harga minyak tanah mengalami kenaikan, harga kebutuhan barang pokok lainnya akan ikutan naik.

“Pemerintah kalau kasih naik harga minyak, dia akan berimbas di semua sektor. Harga kebutuhan lain akan ikut naik,” ungkapnya.

Baca juga: Warga Rote Antri Beli Minyak Tanah, Harga Tembus Rp 15 Ribu Per Liter

Melki mengatakan, kalau pemerintah terpaksa menaikan harga, ia berharap tidak secara signifikan.

“Kalau naik ya disesuaikanlah. Jangan terlalu besar,” ujarnya.

Harga Minyak Tidak Berubah

Sementara itu, Montes, seorang pemilik pangkalan minyak tanah di Kota Waingapu, menyampaikan, hingga hari ini harga minyak tanah tidak alami kenakan.

“Masih normal. Harga per liter Rp4.000,” katanya.

Pihaknya, kata dia, saat ini masih menerima pengisian dari Pertamina Waingapu sebanyak lima drum dalam seminggu. Satu drum tersebut berisi 220 liter minyak tanah. Harga tetap normal.

“Kita masih stabil dan tidak ada antrean juga. Dulu tahun 2025 ada sistem antrean, tetapi sekarang kembali normal,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Di pangkalan miliknya itu, Montes menjual minyak tanah seharga Rp20.000 per jeriken 5 liter.

Pembelinya adalah warga sekitar. Saat ini dia berada di RT 5 Prailiu, Kecamatan Kambera, Kota Waingapu. (dim)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.