Jatim Terpopuler: Pemkab Gresik Tegaskan Tak Ada Rekrutmen CPNS 2026 hingga NasDem Tanggapi Isu
Ani Susanti April 16, 2026 06:29 AM

Terakhir ada tanggapan mengenai isu penggabungan antara Partai NasDem dan Partai Gerindra yang tengah ramai diperbincangkan.

Berikut selengkapnya:

Baca juga: Jatim Terpopuler: Kakak Yai Mim Pingsan Lihat Jenazah hingga Gadis Difabel Lumajang Dinodai Tetangga

Marak SK PNS Palsu, Pemkab Gresik Sebut Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026: Jangan Mudah Percaya

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, memastikan tidak ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026.

Hal tersebut disampaikan untuk memberi kejelasan kepada masyarakat sekaligus mencegah maraknya surat keputusan (SK) palsu serta penipuan berkedok rekrutmen PNS berbayar.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan, kebijakan tidak ada rekruitmen CPNS di Pemkab Gresik berlaku untuk seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Gresik.

Bupati Yani juga menegaskan, Pemkab Gresik berharap, masyarakat lebih waspada dan saling mengingatkan, agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban penipuan dengan modus rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). 

“Kami ingin masyarakat tidak bingung dan tidak menjadi korban. Tahun 2026 tidak ada rekrutmen CPNS di Pemkab Gresik. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal Pemerintah secara resmi,” kata Bupati Yani, melalui Diskominfo Gresik, Selasa (14/4/2026). 

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, mengatakan,  BKPSDM  segera menerbitkan surat edaran sebagai bentuk penegasan kepada masyarakat.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Harga Plastik Tak Terkendali, Bupati Madiun Dorong UMKM Go Digital untuk Tekan Biaya Produksi

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menekankan pentingnya digitalisasi sebagai solusi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menekan biaya produksi yang kian meningkat di tengah kenaikan harga plastik yang tidak terkendali.

Menurutnya, penguatan pemasaran berbasis digital menjadi langkah strategis agar UMKM tetap mampu bersaing tanpa harus terbebani biaya operasional yang tinggi.

"Marketing itu sangat dibutuhkan. Makanya kami latih digitalisasi dalam pemasaran. Dengan TikTok dan media sosial lainnya, teman-teman UMKM bisa memasarkan produknya tanpa harus ke mana-mana. Dari rumah sudah bisa," ujar Hari Wur sapaan akrabnya saat memimpin Program Bahana Bersahaja di Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, pemanfaatan platform digital terutama marketplace mampu memangkas biaya promosi, distribusi dan bahkan pelaku UMKM tidak perlu menyewa kios.

"Kalau biaya tinggi, otomatis harga naik. Tapi kalau promosi bisa dilakukan dari rumah, biaya bisa ditekan dan harga tetap terjangkau," imbuhnya.

Hari juga mendorong pelaku UMKM mulai mencari alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti bahan alami. 

BACA SELENGKAPNYA >>>

NasDem Ponorogo Tanggapi Isu Penggabungan dengan Gerindra, Ini Penegasannya

Isu penggabungan antara Partai NasDem dan Partai Gerindra ramai diperbincangkan.

Kabar ini mencuat setelah laporan salah satu media,  yang mengulas pertemuan Surya Paloh dengan Prabowo di Hambalang.

Hal itu membuat reaksi kader Partai NasDem. 

Termasuk kader Partai NasDem di Kabupaten Ponorogo. Kader Partai NasDem di Bumi Reog, membantah tegas adanya gejolak di tubuh Partai NasDem.

“Bagi kami, kader-kader Partai NasDem, Partai NasDem bukan sekedar organisasi politik. Ia adalah rumah gagasan, ruang perjuangan, dan tempat kami meletakkan kehormatan,” ungkap Sekretaris DPD Partai NasDem Ponorogo, Mukrid Romdhoni, Rabu (15/4/2026).

Dia menjelaskan ketua umum Partai NasDem, Surya Paloh bukan hanya sekedar Ketua Umum semata. Tetapi adalah simbol gagasan.

BACA SELENGKAPNYA >>>

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.