Resmi Dibuka Lowongan Kerja 30 Ribu Manajer Koperasi Desa atau Koperasi Merah Putih, Minimal D3
Drajat Sugiri April 16, 2026 06:32 AM

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah membuka lowongan kerja besar-besaran untuk posisi 30 ribu Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Rekrutmen nasional ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Kementerian Koperasi Republik Indonesia, @kemenkop pada Rabu (15/4/2026) malam.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kelembagaan koperasi desa dan kelurahan melalui penempatan tenaga manajerial profesional di berbagai daerah.

Dalam unggahan tersebut, pendaftaran resmi dibuka mulai 15 April hingga 24 April 2026.

Seluruh proses seleksi dilakukan secara daring melalui laman resmi Sistem Seleksi SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di phtc.panselnas.go.id.

Kementerian Koperasi menegaskan seluruh tahapan pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun.

Masyarakat diminta waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen.

Pada poster yang diunggah, tersedia kode batang atau barcode yang dapat dipindai pelamar untuk langsung mengakses laman pendaftaran.

Di situs tersebut, pelamar dapat membuat akun, melihat alur seleksi, membaca pedoman, mencari formasi yang tersedia, hingga mengajukan lamaran sesuai kualifikasi pendidikan.

Selain itu, tersedia pula timeline pengadaan yang memuat jadwal tahapan seleksi dari awal hingga akhir.

Berdasarkan informasi yang diumumkan, berikut syarat utama bagi pelamar:

Baca juga: Menko Pangan Soal Program Koperasi Desa Merah Putih: Kalau Tidak Berhasil, Taruhannya Terlalu Besar

  • Pendidikan minimal Diploma 3 (D3)
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Memenuhi ketentuan formasi sesuai kebutuhan daerah dan bidang yang dilamar

Rekrutmen 30 ribu manajer ini dinilai menjadi peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi, khususnya generasi muda, untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan ekonomi desa.

Manajer koperasi nantinya diharapkan mampu meningkatkan tata kelola usaha, memperluas akses pasar, memperkuat permodalan, serta mendorong koperasi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Dengan jumlah kebutuhan yang mencapai puluhan ribu orang, program ini diperkirakan menjadi salah satu rekrutmen tenaga kerja terbesar pada 2026 di sektor pemberdayaan ekonomi rakyat.

Tak Ada Jalur Khusus

Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, menegaskan isu pungutan liar atau janji kelulusan dari oknum tidak bertanggung jawab saat rekrutmen sebanyak 35.476 formasi manajer untuk Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih dipastikan penipuan.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjamin bahwa seleksi dilakukan secara adil tanpa adanya jalur belakang.

“Ditegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun ya. Karena sudah mulai 6 bulan yang lalu ini kita press conference ini karena mulai 6 bulan yang lalu di media sosial siapa mau jadi pegawai ini, banyak itu," tegas Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Ia juga menambahkan imbauan agar masyarakat tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. 

"Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang minta imbalan nanti dijanjikan lulus, ah itu berarti nipu, bohong," ucapnya.

(Tribunnews.com/ Chrysnha, Igman Ibrahim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.