Tragedi Miras di Wamena, Adik Tikam Kakak Kandung Hingga Tewas Gara-Gara Ponsel
Marius Frisson Yewun April 16, 2026 11:12 AM

Polres Jayawijaya, Polda Papua sedang mendalami kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di Terminal Pasar Baru Wamena pada Rabu, (15/4/2026). 

Insiden berdarah ini melibatkan kakak beradik yang sebelumnya mengonsumsi minuman keras bersama.

Korban diidentifikasi bernama Nerlus Wenda (28), seorang petani asal Distrik Pisugi. Sementara terduga pelaku adalah adik kandungnya sendiri, berinisial DW (24).

Peristiwa bermula sekitar pukul 05.00 WIT. Berdasarkan keterangan saksi, korban dan pelaku beserta beberapa rekan lainnya telah mengonsumsi minuman keras jenis Cap Tikus (CT) sejak pukul 22.00 WIT malam sebelumnya. 

Ketegangan muncul saat DW menanyakan keberadaan ponsel miliknya kepada Nerlus.

Lantaran korban mengaku tidak tahu, DW tersulut emosi. Ia sempat mengancam akan membakar speaker milik korban hingga terjadi adu mulut. 

Meski sempat dilerai oleh rekan-rekan di lokasi, DW secara tiba-tiba menikam bahu kiri korban sebanyak satu kali menggunakan pisau.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Wamena oleh saksi dan pelaku menggunakan ojek, namun nyawanya tidak tertolong. 

Pihak kepolisian yang menerima laporan pada pukul 06.55 WIT langsung bergerak melakukan pendataan dan mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau.

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi minuman keras, karena seringkali menjadi pemicu utama tindak kekerasan yang merugikan nyawa," tegasnya.

Dikatakan korban, Nerlus Wenda, tewas akibat luka tikam di bahu kiri setelah terlibat cekcok dengan adiknya berinisial D-W. Ironisnya, keduanya diketahui sedang dalam pengaruh minuman keras jenis C-T saat insiden terjadi.

"Kami sudah mengamankan satu bilah pisau sebagai barang bukti. Dan kami ingatkan kembali warga agar tidak mengonsumsi miras, yang sering menjadi akar dari tindak kriminalitas." tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.