PLN dan Pemerintah Kabupaten TTS Pererat Kolaborasi hingga Tingkat Desa
Eflin Rote April 16, 2026 11:19 AM

POS-KUPANG.COM – Komitmen untuk menghadirkan terang hingga ke ujung negeri terus diperkuat.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang memperkokoh kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) guna memastikan akses listrik menjangkau hingga ke dusun-dusun paling terpencil.

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan hangat di Aula Utama Kantor Bupati TTS pada Selasa (14/04). 

Kehadiran jajaran PLN disambut langsung oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, bersama para camat dan kepala desa se-Kabupaten TTS.

Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, menegaskan untuk mewujudkan target besar tersebut, dukungan data dari perangkat daerah menjadi kunci utama agar program elektrifikasi tepat sasaran.

"PLN berkomitmen melistriki seluruh masyarakat TTS hingga tingkat dusun. Kami membutuhkan sinergi dalam penyediaan data yang akurat agar pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan efektif. Listrik akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa," ujar Denis.

Gayung bersambut, Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari camat hingga perangkat dusun, untuk proaktif melakukan pendataan warga yang belum menikmati aliran listrik.

"Saya minta seluruh perangkat pemerintah di tingkat bawah segera menyampaikan data terbaru. Kolaborasi ini adalah bentuk kehadiran negara untuk rakyat. Data yang valid akan mempermudah PLN dalam mempercepat pemerataan listrik di bumi TTS," kata Eduard.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa pemerataan akses listrik di wilayah TTS merupakan prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga: Hadirkan Terang hingga Pelosok Negeri, Komisi XII DPR RI Apresiasi Dedikasi PLN NTT

"Kami memahami bahwa setiap jengkal kabel yang terpasang di dusun terpencil adalah harapan baru bagi warga. Listrik bukan sekadar penerangan, tapi mesin penggerak pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. PLN UIW NTT terus berupaya mempercepat rasio elektrifikasi agar tidak ada lagi saudara kita di pelosok NTT yang tertinggal dalam kegelapan," tegas Eko.

Selain fokus pada rumah tangga di pelosok, pertemuan ini juga memetakan potensi pengembangan pelanggan dari sektor strategis, termasuk fasilitas keamanan TNI/Polri serta instansi pendidikan.

Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus memacu roda pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Timor Tengah Selatan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.