Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia di Malaysia Timur, Selasa, 14 April 2026, sekitar pukul 17.20 Wita.
TKI yang meninggal ini diketahui bernama Maria Magdalena Abuk (45)
Informasi duka ini disampaikan oleh anak kandung almarhumah, Falianus Bria Klau, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM pada Kamis, (16/4/2026).
Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini jenazah sang ibu belum dapat dipulangkan ke kampung halaman karena terkendala biaya.
Baca juga: KUR 2025 Dibuka, Plafon Maksimal Pinjaman Calon TKI di KUR BRI 2025, Cek Jenis dan Caranya
Falianus menjelaskan, ibunya telah merantau ke Malaysia sejak berpisah dengan ayahnya pada tahun 2022 untuk bekerja demi membantu perekonomian keluarga.
Selama berada di negeri jiran tersebut, Maria Magdalena Abuk bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit dengan tugas sehari-hari memilah biji kelapa sawit.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti nama perusahaan tempat ibunya bekerja.
“Sejak meninggal sampai sekarang, mama belum bisa dipulangkan ke Malaka karena kami masih terkendala biaya pengiriman jenazah,” ungkap Falianus dengan nada sedih.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini jenazah almarhumah masih berada di Malaysia Timur dan dijaga oleh kerabat dekat mereka, Marianus Nahak.
Sebagai seorang mahasiswa yang masih menempuh pendidikan di Universitas Timor, Falianus mengaku pihak keluarga masih terus berupaya mencari jalan keluar agar jenazah ibunya dapat segera dipulangkan dan dimakamkan di tanah kelahirannya di Kabupaten Malaka.
“Kami terus berusaha, bangun komunikasi dengan berbagai pihak, siapa tahu ada bantuan untuk pemulangan mama,” katanya.
Keluarga berharap adanya perhatian dan uluran tangan dari pemerintah maupun pihak terkait agar proses pemulangan jenazah dapat segera terealisasi, sehingga almarhumah bisa dimakamkan secara layak di kampung halamannya. (ito)