TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Salbia (52) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Bulubawang Desa Patampanua Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat berjuang merawat anaknya Muh Zulkifli (21) yang terbaring sakit parah di gubuk sederhana miliknya.
Anak Salbia, Zulkifli terbaring lemah akibat penyakit yang menggerogoti sekujur tubuhnya.
Salbia merupakan tulang punggung bagi anaknya, dia memiliki 12 orang anak yang sebagian sudah berumah tangga.
Baca juga: DPRD Sulbar Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Gubernur Tahun 2025
Baca juga: SPPG Mamuju Tengah Belum Dapat Kabar Dapat Motor MBG atau Tidak
Saat ini Salbia merawat anaknya Zulkifli di rumah milik anak tertuanya, dengan sabar Salbia mengganti popok anaknya dan memberi obat.
Selain merawat anaknya yang sakit sejak tiga tahun terakhir, Salbia juga merupakan tulang punggung keluarga.
Setiap hari ia membagi waktu merawat anaknya dan mencari buah kelapa jatuh di sekitar rumahnya.
Kondisi ini harus dijalani Salbia agar sumbu kompor bisa tetap menyala di dapur rumah.
Belum lagi anaknya harus setiap saat minum obat yang telah diresepkan dokter.
Salbia menyampaikan, anaknya sudah tiga tahun terakhir menderita penyakit kulit.
Bahkan sudah bolak balik masuk rumah sakit akan tetapi penyakit anaknya selalu kambuh saat dirawat dirumah.
"Sudah sering masuk rumah sakit bahkan sudah pernah dirawat di Makassar, 15 hari dirawat dirumah sakit, dokter sudah bolehkan pulang dan setelah dirawat dirumah penyakitnya kambuh lagi," terang Salbia.
Ia juga mengungkapkan jika ia terpaksa hanya meminta resep dokter lalu membeli sendiri obatnya di apotik.
Karena kondisi anaknya tidak memungkinkan lagi untuk mengikuti program rawat jalan.
"Sebenarnya disarankan untuk rawat jalan, tapi di rumah sakit tidak mau memberikan obat kalau pasien tidak dibawa sementara anak saya tidak bisa duduk," lanjutnya.
Kondisi tubuh Zulkifli memang sangat memprihatinkan, di sekujur tubuhnya yang sudah kurus dipenuhi luka bernanah.
Tak ada sehelai kain pun yang menutupi bagian tubuhnya kecuali pampers yang kenakan sebagai celana.
Prihatin dengan kondisi tersebut Penyuluh Agama Islam Muh Yusuf langsung bergerak memberikan bantuan berupa beras dan kebutuhan lainnya untuk membantu meringankan beban Salbia sebagai ibu tunggal yang merawat anaknya.
Tak lupa Muh Yusuf juga memberikan uang sebagai pegangan ibu Salbia agar dapat membeli obat untuk anaknya yang sedang terbaring sakit.
Yusuf mengaku masih akan terus memantau kondisi Zulkifli dan akan terus memberikan bantuan untuk bertahan hidup.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli