TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Founder Bosowa Corporindo, M Aksa Mahmud menyemangati skuad PSM Makassar jelang melawan Borneo Samarinda FC.
Aksa Mahmud datang melihat persiapan akhir PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (16/4/2026) sore.
Pria kelahiran Balusu, Kabupaten Barru ini menyaksikan skuad PSM Makassar latihan dari pinggir lapangan.
Ia memakai kemeja dan celana panjang berwarna coklat.
Aksa Mahmud didampingi Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin.
Hadir pula Komisaris PT Persaudaraan Sepak Bola Makasaar (PSM) Andi Suruji dan Direktur Operasional (Dirops) PSM Makassar Rafiuddin Razak.
Dalam latihan kali ini, tim pelatih mematangkan persiapan akhir Juku Eja.
Mulai teknik, penguatan pertahanan, transisi, skema menyerang. Termasuk, situasi bola mati.
PSM Makassar mencoba berbagai skema dari set piece untuk mencetak gol.
Tim dinakhodai Ahmad Amiruddin ini memang sangat berbahaya ketika mendapat bola mati.
Dua pertandingan terakhir, cetak gol dari situasi bola mati sepak pojok.
Mereka memanfaatkan pemain yang memiliki postur badan tinggi untuk membobol gawang lawannya.
Latihan selesai pukul 17.52 Wita. Pemain terbagi dua untuk bergantian berendam dalam air es.
Ada langsung menuju ice bath, sebagian lagi langsung ke Aksa Mahmud. Pemain menyalami Aksa Mahmud.
Tak lama, Yuran Fernandes, Alex Tank, Gledson Paixao dan Ananda Raehan yang baru saja berendam juga menyalami Aksa Mahmud.
Di momen ini, Aksa Mahmud menyampaikan kepada Yuran Fernandes meraih kemenangan lagi.
"Tiga poin di Parepare," kata Aksa Mahmud sambil menyalami Yuran Fernandes.
Gledson Paixao yang berada di belakang Yuran Fernandes turut menyahut.
"Tiga poin, tiga poin," sebut pemain berpaspor Brasil ini.
Aksa Mahmud juga berbincang dengan asisten pelatih Ahmad Amiruddin.
Pasca latihan berganti pakaian, seluruh pemain, pelatih dan official tim menyantap barbeque.
Menunya, daging sapi, daging ayam dan sosis bakar.
Pendampingnya ada kentang goreng, jagung manis dan sayuran lainnya. Minumannya kelapa muda.
Pendekatan dengan santap malam ini sangat penting untuk meningkatkan chemistry pemain jelang bertemu Borneo FC.
Kedua tim bersua di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/4/2026) pukul 20.00 Wita.
PSM Makassar diperkirakan tampil habis-habisan untuk merebut tiga poin di kandang.
Mereka ingin melanjutkan tren kemenangan.
Sekaligus memutus tren buruk tak pernah menang di enam laga terakhir di hadapan publik sendiri.
Terakhir kali menang, saat menggilan PSBS Biak lima gol tanpa balas pada pekan 13 Super League, Jumat (21/11/2025).
Saat ini, klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini bertengger di peringkat 13 dengan 28 poin.
Tambahan tiga poin akan membuat mereka naik satu tingkat, posisi 12, menggeser Persik Kediri jika gagal meraih kemenangan di laga lainnya.
Kalau itu terjadi, tim Juku Eja mengirim pesan kuat sebagai tim yang mulai kembali ke performa terbaiknya.
Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengatakan, kemenangan dari PSIM Jogja harus disambut baik.
Ia ingin tren tiga poin diperoleh PSM Makassar terus berlanjut di sisa pertandingan musim ini.
“Kita harap tak hanya terjadi di satu game (menang), baru di momen selanjutnya tak terjadi lagi,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (16/4/2026).
Pria akrab disapa Fajrin ini mengajak hadir memberikan dukungan kepada PSM Makassar saat bersua Borneo FC.
Sebab, mereka ingin akhiri musim ini berada di posisi yang sebaik mungkin.
“Kami harap pecinta PSM Makassar hadir langsung membersamai PSM Makassar yang saat ini berjuang keras menyelesaikan akhir kompetisi sebaik mungkin,” ucapnya. (*)