TRIBUNJAKARTA.COM - Insiden kecelakaan hari ini di Indramayu Jawa Barat, mobil boks ringsek hantam truk, Kamis (16/4/2026).
Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu tepatnya terjadi di jalur Pantura, Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu sekira 08.50 WIB.
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu yakni mobil boks berpelat nomor A 8958 B dan truk pengangkut mesin combine berpelat nomor K 9772 GP.
Kapolsek Losarang, AKP Suhendi menyampaikan kronologi kecelakaan itu.
Ia menyebutkan dua kendaraan itu melintasi jalur Pantura Indramayu dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara peristiwa bermula saat truk berpelat nomor K 9772 GP yang mengangkut mesin combine hendak putar arah di u-turn di depan Hotel Alista Losarang.
Di saat bersamaan, tiba-tiba datang truk boks dari arah belakang, dan langsung menghantam truk pengangkut mesin combine yang dikemudikan Ali Mahfud (35), warga Demak, Jawa Tengah, itu, karena jaraknya terlalu dekat.
"Kami langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk tersebut, dan mengevakuasi korban," kata Suhendi saat ditemui di Mapolsek Losarang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (16/4/2026).
Selain itu, petugas juga turut mengevakuasi dua truk yang terlibat kecelakaan lalu lintas itu ke Mapolsek Losarang untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, khususjya di jalur arteri Pantura Indramayu.
Pantauan di lokasi, truk boks mengalami remuk di bagian depan setelah menghantam truk.
AKP Suhendi, mengatakan, kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi truk boks, Nurjaya (54), warga Bekasi sempat terjepit di kabin mobil yang ringsek.
Nurjaya mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
Sedangkan, kondisi ruang kemudi di bagian depan truk boks yang didominasi warna kuning gading tersebut tampak remuk hingga hampir tidak berbentuk lagi.
Bahkan, setirnya juga terlihat menghadap keluar melewati jendela depan yang kacanya telah hancur berkeping-keping, dan posisi pintu pada bagian pengemudinya terbalik.
"Akibat benturan yang cukup keras mengakibatkan bagian depan truk boks rusak parah," ujar Suhendi dikutip dari Tribun Jabar.
Suhendi menyampaikan, diamankannya dua unit kendaraan besar tersebut juga untuk dijadikan sebagai barang bukti, dan keperluan pemeriksaan lebih lanjut terkait kecelakaan lalu lintas.
Ia pun mengimbau para pengemudi kendaraan besar untuk selalu tertib berlalu lintas, dan lebih berhati-hati serta waspada saat melintasi jalur Pantura Indramayu demi keselamatan bersama.
"Kami mengingatkan para pengemudi untuk selalu menjaga jarak aman kendaraan dan mengurangi kecepatan, terutama saat mendekati u-turn untuk mencegah terjadinya kecelakaan," ujar Suhendi.