TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Akhir- akhir ini buaya kerap kali muncul dan menghantui masyarakat di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Terbaru, warga Kampung Kolam di Km 8, Kota Tanjungpinang menangkap buaya sepanjang 4,1 meter, Selasa (14/4/2026).
Reptil predator itu berhasil diamankan dan dievakuasi ke darat oleh tim gabungan.
Seorang warga setempat, Epi menjadi orang pertama yang melihat buaya tersebut.
Kala itu, Epi hendak mengangkat jaring ikan menggunakan sampan yang telah ia pasang satu hari sebelumnya.
Jaring itu ia pasang di kawasan belakang Ramayana, Jalan Kos Goro, Tanjungpinang.
"Tadi saya angkat sekitar pukul 06.20 WIB," ujarnya.
Epi mengaku ketakutan melihat buaya itu, sebab tubuhnya sangat besar.
Terkait maraknya kemunculan buaya di Pulau Bintan ikut menjadi perhatian Anggota Komisi ll DPRD Kepri, Rudy Chua.
Ia berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) ikut terlibat aktif dalam persoalan buaya ini.
"Buaya ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Kerugian ekonomi juga dialami masyarakat di pesisir Pulau Bintan," kata Rudy.
Ia pun meminta perhatian dari instansi terkait agar buaya ini tidak membuat masyarakat jadi takut.
"Perlu dicek apakah ini bagian buaya yang lepas dari penangkaran buaya milik PT Perkasa Jagat Kurnia (PJK) di Pulau Bulang, Batam, yang jebol akibat hujan deras pada 13 Januari 2025 atau tidak," ujarnya.
Jika memang masih ada yang belum ditangkap, ia meminta agar pihak perusahaan bisa berusaha untuk menangkap kembali.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada.
"Info warga masih ada beberapa ekor yang sering muncul di sekitar pesisir. Mengingat ukuran buaya cukup besar, mohon masyarakat dapat hati-hati saat berinteraksi di laut atau pesisir pantai Tanjungpinang," pesan Rudy.
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)