Jakarta (ANTARA) - Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jakarta Barat menggelar tes narkoba untuk 464 anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Kamis.
Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat Tumpal Matondang menuturkan kegiatan itu ditujukan untuk memastikan seluruh anggota FKDM bebas dari penyalahgunaan narkoba.
"Tes ini untuk memastikan seluruh anggota FKDM benar-benar bersih dari narkoba. Ini juga menjadi bagian dari langkah pencegahan sekaligus memberikan pemahaman dan penguatan komitmen kepada anggota," ujar Tumpal di Jakarta, Kamis.
Selain itu, tes tersebut juga bertujuan memperkuat peran FKDM sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi gangguan masyarakat.
Lebih lanjut, Tumpal mengapresiasi dukungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.
Hal itu mengingat terdapat sejumlah titik rawan peredaran narkoba di wilayah Jakarta Barat yang perlu diantisipasi secara serius.
“Wilayah kita memiliki potensi kerawanan narkoba yang cukup tinggi. Karena itu, kita harus bergerak dari internal, memastikan para anggota FKDM sebagai garda terdepan benar-benar bersih dan bisa menjadi contoh di masyarakat,” jelasnya.
Kendati ada sejumlah anggota FKDM berhalangan hadir, seluruhnya tetap diwajibkan mengikuti tes dengan menyertakan surat keterangan resmi.
"Semua wajib mengikutinya. Jika tak hadir tanpa keterangan, dianggap tidak mendukung program nasional pemberantasan narkoba," tegasnya.
Ia menambahkan kegiatan ini tidak membebani peserta karena seluruh biaya ditanggung melalui dukungan pihak terkait, sehingga diharapkan partisipasi dapat maksimal.
Sebagai tindak lanjut, Tumpal menegaskan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku, anggota FKDM dilarang keras terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Kalau ada yang terbukti positif, sanksinya tegas, yaitu pemberhentian. Kita akan langsung melakukan rapat pleno sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.





