TRIBUN-BALI.COM - Seorang pemedek meninggal dunia setelah pingsan saat mengikuti rangkaian persembahyangan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, pada Kamis (16/4).
Korban diketahui bernama I Gusti Ngurah Suka (64), warga Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.08 Wita, tepatnya di area sebelah timur Pura Penataran Agung Besakih.
Menurut informasi yang dihimpun Tribun Bali dari lapangan, sebelum tak sadarkan diri, korban sempat mengeluhkan nyeri pada bagian dada. Tak lama kemudian, ia ambruk tidak sadarkan diri.
Baca juga: MOESYE Ditemukan Tak Bernyawa di Setra, Korban Punya Riwayat Mengidap Stroke Ringan dan Diabetes!
Baca juga: AMBRUK Seorang Pamedek di Pura Besakih, Berpulang Setelah Dapat Pertolongan Medis di Puskesmas
Melihat kondisi tersebut, Pecalang Desa Adat Besakih segera bergerak cepat. Korban dievakuasi menggunakan tandu menuju Puskesmas Rendang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sesampainya di fasilitas kesehatan, tim medis sempat memberikan pertolongan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan korban sempat mengalami gejala nyeri dada sebelum akhirnya pingsan.
“Sempat dilarikan ke Puskesmas Rendang dan mendapat penanganan medis, namun tidak tertolong,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rendang, I Made Sudarma, juga mengonfirmasi bahwa korban sempat ditangani oleh tim medis di UGD.
Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Selain itu, korban diduga mengalami kelelahan setelah berjalan cukup jauh menuju lokasi persembahyangan. (mit)