- Kanselir Jerman, Friedrich Merz menyatakan arah kebijakannya terkait eskalasi konflik yang tengah terjadi di Selat Hormuz, Kamis (16/4/2026).
Merz menyebut ia akan membantu memastikan kebebasan navigasi di kawasan strategis itu.
Terkait isu tersebut, Merz menerangkan akan membahasnya di Paris pada Jumat (17/4/2026) bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
"Kita akan membahas masalah keterlibatan angkatan bersenjata Amerika Serikat besok. Ada argumen yang kuat untuk itu," ungkap Merz.