WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin langsung operasi pembersihan ikan sapu-sapu di Saluran RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Aksi ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menekan populasi ikan invasif yang dinilai merusak ekosistem perairan ibu kota.
Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, Pramono tiba sekitar pukul 07.28 WIB dengan mengenakan jaket merah putih.
Kehadirannya disambut jajaran pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Hasudungan A. Sidabalok serta Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat.
Baca juga: Operasi Besar Pembersihan Ikan Sapu-Sapu, Pakar UI: Masalah Utama Ada pada Air yang Tercemar Limbah
Turut hadir pula perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta TNI Angkatan Laut.
Operasi pembersihan difokuskan di saluran air permukiman warga yang tampak keruh dan dipenuhi sedimentasi.
Sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan dengan perlengkapan lengkap, mulai dari sepatu bot air, jala ikan, hingga perahu kecil untuk menjangkau area yang lebih dalam.
Petugas kemudian turun langsung ke dalam saluran dengan kedalaman bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga mencapai dada orang dewasa.
Dalam waktu singkat, hasil tangkapan mulai terlihat.
Hanya dalam hitungan dua menit setelah menyebur, beberapa petugas sudah berhasil menjaring tiga hingga empat ekor ikan sapu-sapu.
Ikan-ikan yang tertangkap langsung dimasukkan ke dalam karung untuk dikumpulkan.
Tak hanya memantau, Pramono juga ikut turun ke area saluran dengan bantuan jembatan apung.
Baca juga: Setu Babakan Jadi Lokasi Fokus Operasi Penangkapan Ikan Sapu-sapu di Jaksel
Ia menyaksikan secara langsung proses penangkapan hingga pengumpulan ikan dalam karung.
Aksi tersebut menarik perhatian warga sekitar yang turut menyaksikan jalannya operasi. Beberapa di antaranya tampak antusias melihat proses pembersihan yang jarang dilakukan secara masif di lingkungan permukiman.
Pramono menyebutkan bahwa operasi ini berhasil mengumpulkan lebih dari 200 kilogram ikan sapu-sapu.
“Di atas 200 kilogram yang berhasil kita angkut hari ini (di lokasi). Ini bagian dari upaya mengurangi dominasi ikan sapu-sapu di Jakarta,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang terlibat langsung di lapangan.
“Terima kasih atas kerja kerasnya, tetap semangat,” ucap Pramono memberi motivasi kepada petugas.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melakukan langkah serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem perairan serta kualitas lingkungan di ibu kota.
Operasi besar ini juga dilakukan di lima lokasi wilayah DKI Jakarta.
Adapun titik operasi yang telah ditetapkan meliputi:
Jakarta Barat:
Jakarta Utara:
Jakarta Selatan:
Jakarta Pusat:
Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang,
Pintu Air Manggarai, Kali Ciliwung.
Jakarta Timur: