Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - RSUD Jombang tengah mematangkan proposal pembangunan gedung baru setinggi 10 lantai sebagai solusi keterbatasan lahan dan peningkatan kapasitas layanan kesehatan.
Manajemen rumah sakit tengah merampungkan proposal pembangunan gedung baru yang dirancang setinggi 10 lantai, meningkat dari rencana awal yang hanya tujuh lantai.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan telah dipastikan berada di lahan bekas Dinas Kesehatan (Dinkes) yang berada di sisi belakang kompleks rumah sakit.
Baca juga: Dinas PUPR Jombang Tanggapi Perda Jasa Konstruksi yang Disiapkan DPRD
Area tersebut dinilai strategis karena memiliki bentuk memanjang dari arah timur ke barat.
Menurutnya, dokumen perencanaan saat ini sudah hampir selesai.
Proposal bahkan disebut telah mencapai sekitar 90 persen dan dalam waktu dekat akan diajukan untuk memperoleh persetujuan kepala daerah.
Perubahan jumlah lantai dilakukan setelah dilakukan kajian kebutuhan secara komprehensif.
Baca juga: GMNI Jombang Desak DPRD Kawal Aspirasi Masyarakat: Kami Ingin Anggota Dewan Jombang Tidak Ompong
Salah satu faktor utama yang melatarbelakangi revisi tersebut adalah keterbatasan lahan parkir yang selama ini menjadi persoalan di lingkungan RSUD Jombang.
"Dengan perhitungan terbaru, kebutuhan parkir belum terpenuhi jika hanya tujuh lantai. Karena itu kami tingkatkan menjadi 10 lantai agar mampu menampung kendaraan roda dua dan roda empat," ucapnya kepada Tribunjatim.com pada Jum'at (17/4/2026).
Selain difungsikan sebagai area parkir, gedung baru itu juga dirancang untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan.
Konsep pembangunan vertikal dipilih sebagai solusi atas keterbatasan lahan, sehingga pemanfaatan ruang dapat lebih optimal.
Dalam skema yang diajukan, pembangunan tidak dilakukan langsung oleh pihak rumah sakit. Proses teknis, mulai dari penyusunan detail engineering design (DED) hingga konstruksi, akan ditangani oleh pemerintah pusat.
"Rumah sakit mengusulkan, kemudian pemerintah pusat yang akan melaksanakan. Jadi nanti kami menerima bangunan yang sudah siap digunakan," ungkapnya melanjutkan.
Adapun luas lahan yang disiapkan diperkirakan sekitar 25 meter x 150 meter.
Dengan pengembangan secara vertikal, gedung tersebut diharapkan mampu menambah kapasitas layanan, mengurangi kepadatan, serta meningkatkan kenyamanan bagi pasien dan pengunjung RSUD Jombang.