RSMH Palembang Pastikan Abdul Hamid Belum Dipulangkan, Keluarga Pasien Sampaikan Permohonan Maaf
Slamet Teguh April 17, 2026 02:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Kebijakan RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang terkait rencana pemulangan pasien dalam kondisi koma mendadak menjadi sorotan tajam di media sosial.

Keluarga pasien atas nama Abdul Hamid (49) mengaku terpukul dan bingung setelah diminta menyiapkan peralatan medis mandiri untuk perawatan di rumah.

Anak pasien, Titan, menjelaskan bahwa keluarga sempat diberi tenggat waktu hingga Kamis (16/4/2026) untuk membawa pulang ayahnya, meski kondisi pasien belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Direktur Utama RSMH Palembang, Siti Khalimah, memberikan penjelasan bahwa kondisi pasien sejak awal memang sangat berat.

Sebelum dirujuk ke RSMH, pasien telah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit lain dan bahkan telah dilakukan operasi, namun belum menunjukkan perbaikan, baik dari sisi kesadaran maupun pernapasan.

"Saat tiba di RSMH, pasien dalam kondisi koma dan tidak mampu bernapas spontan sehingga harus menggunakan ventilator," kata Siti Khalimah saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, tim medis kemudian melakukan berbagai upaya, termasuk merawat pasien selama 10 hari di ICU serta melakukan tindakan operasi lanjutan berupa clipping.

"Hingga saat ini, pasien masih dalam perawatan intensif di RSMH dan belum ada keputusan terkait pemulangan," katanya.

Ia menjelaskan bahwa wacana perawatan di rumah muncul setelah tim paliatif melakukan penilaian. Dari hasil evaluasi awal, pasien diperkirakan membutuhkan perawatan jangka panjang yang tidak seluruhnya harus dilakukan di rumah sakit.

Sebagai bagian dari proses tersebut, tim paliatif telah memberikan edukasi awal kepada keluarga mengenai kemungkinan perawatan di rumah. Namun, RSMH menegaskan bahwa hal ini masih sebatas rencana dan belum menjadi keputusan medis final.

Apabila nantinya pasien dinilai cukup stabil untuk dirawat di rumah, rumah sakit memastikan sejumlah langkah akan dilakukan. Keluarga akan terlebih dahulu dilatih cara merawat pasien serta mengenali kondisi darurat.

Selain itu, pasien tetap berada dalam pengawasan rumah sakit melalui layanan homecare, dilengkapi kontak darurat 24 jam, serta dukungan ambulans yang siap menjemput pasien jika diperlukan.

Manajemen RSMH menegaskan bahwa saat ini fokus utama tetap pada perawatan pasien di rumah sakit. Keputusan terkait kemungkinan perawatan di rumah akan ditentukan setelah melalui penilaian medis yang menyeluruh dan persiapan matang bersama keluarga.

Baca juga: Klarifikasi RSMH Palembang Soal Isu Pasien Koma Dipaksa Pulang, Keluarga Sampaikan Permohonan Maaf

Baca juga: Penjelasan RSMH Palembang Usai Viral Soal Rencana Pemulangan Pasien yang Masih Dalam Kondisi Koma

Keluarga Pasien Sampaikan Permohonan Maaf 

Pihak keluarga Abdul Hamid, pasien yang sempat viral terkait rencana pemulangannya, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Istri pasien, Ida, didampingi putranya, mengungkapkan penyesalannya atas miskomunikasi yang terjadi antara pihak keluarga dan rumah sakit. Ia juga mengklarifikasi bahwa saat ini kondisi suaminya justru menunjukkan perkembangan positif.

Penjelasan Kronologi Medis

Manajer Hukum dan Humas RSMH, Susilo, S.K.M., menjelaskan bahwa pasien Abdul Hamid dirujuk ke RSMH dengan kondisi medis yang cukup kompleks akibat pecah pembuluh darah. Sebelum tiba di RSMH, pasien sempat menjalani perawatan di beberapa rumah sakit lain.

"Pasien sempat menjalani operasi bedah saraf dan dirawat di RS Pelabuhan selama empat hari dengan kondisi yang sempat menurun. Pasien kemudian dirujuk ke ruang ICU RSMH sebagai langkah persiapan untuk tindakan operasi clipping," terang Susilo, Kamis (16/4/2026).

Keluarga Sesalkan Simpang Siur Berita

Ida selaku istri pasien menyatakan bahwa narasi yang berkembang di media massa sebelumnya tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan pelayanan yang maksimal bagi kesembuhan suaminya.

Ia menambahkan, saat ini Abdul Hamid sudah mulai berangsur membaik dan sudah menunjukkan respons fisik, yang menjadi kabar baik bagi pihak keluarga setelah melewati masa kritis.

Fokus pada Pemulihan Pasien

Dengan adanya klarifikasi ini, kedua belah pihak sepakat untuk fokus pada proses pemulihan pasien. Pihak RSMH mengapresiasi keterbukaan keluarga untuk meluruskan masalah ini sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat terkait prosedur layanan rumah sakit.

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsaap Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.