Hari Pertama WFH ASN Bengkulu, Parkiran Kantor Gubernur Lengang
Rita Lismini April 17, 2026 02:35 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mulai diberlakukan pada Jumat (17/4/2026).

Dari pantauan TribunBengkulu.com, kompleks perkantoran Gubernur Bengkulu terlihat sepi.

Hanya beberapa petugas, seperti Satpol PP, yang berjaga di area perkantoran. Sementara itu, di halaman parkir Kantor Gubernur Bengkulu hanya tampak beberapa kendaraan dinas yang terparkir.

Jika dibandingkan dengan hari normal, seperti Senin hingga Rabu, jumlah kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi ASN Pemprov Bengkulu jauh lebih sedikit. Biasanya, area parkir kompleks perkantoran tersebut dipadati kendaraan pegawai.

Sejumlah ruangan kerja juga tampak sepi, seperti ruang Gubernur, ruang Wakil Gubernur, ruang asisten, serta ruang-ruang bidang lainnya yang terlihat tertutup tanpa aktivitas.

Beberapa kendaraan dinas yang masih berada di lokasi diketahui digunakan untuk menghadiri rapat persiapan kunjungan kerja Menteri Bappenas RI ke Bengkulu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan bahwa ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu telah mulai menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

“Ya, hari ini kita sudah mulai WFH, jadi absensinya dilakukan dari rumah,” ujar Herwan saat diwawancarai di Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (17/4/2026) pukul 11.24 WIB.

Ia menjelaskan, kebijakan ini memungkinkan ASN tetap menjalankan tugas tanpa harus datang ke kantor. Sistem absensi juga telah disesuaikan agar dapat dilakukan secara daring dari rumah masing-masing.

“Silakan bekerja dari rumah. Absensinya juga dari rumah, sudah dibuka semuanya,” jelasnya.

Menurut Herwan, pemerintah saat ini telah memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung sistem kerja ASN. Pegawai cukup menggunakan telepon genggam untuk melakukan absensi secara online.

“Sekarang sudah menggunakan sistem digital, jadi masing-masing cukup menggunakan handphone,” tambahnya.

Kebijakan WFH ini diharapkan tetap menjaga produktivitas ASN sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan tugas. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memastikan sistem absensi daring berjalan optimal dan mudah diakses oleh seluruh pegawai.

Dengan sistem ini, ASN diharapkan tetap disiplin dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya meski bekerja dari rumah.

Potensi Efisiensi Listrik hingga ATK

Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN, yang diberlakukan setiap hari Jumat mulai 17 April 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) yang mengatur pelaksanaan WFH secara nasional.

“Untuk secara nasional WFH-nya pada hari Jumat. Kita sebenarnya sudah melaksanakan lebih dahulu (WFA), sehingga sekarang menyesuaikan dengan surat edaran tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada hari Jumat seluruh ASN menerapkan WFH 100 persen. Sementara itu, pola kerja hari Kamis tetap diberlakukan Work From Anywhere (WFA) sebesar 25 persen.

“Kita akan menerapkan 100 persen WFH pada hari Jumat. Untuk hari lainnya masih menggunakan pola lama, seperti hari Kamis 25 persen,” tuturnya.

Meski demikian, Herwan menegaskan kebijakan ini tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Layanan publik tetap berjalan normal, terutama pada sektor-sektor yang bersifat langsung seperti rumah sakit.

“Untuk layanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Misalnya rumah sakit, itu tetap bekerja penuh selama enam hari kerja,” jelasnya.

Terkait efisiensi anggaran, Herwan mengakui pihaknya belum menghitung secara rinci. Namun, BPKD akan diminta melakukan perhitungan, terutama pada biaya rutin seperti listrik, air, dan ATK.

“Kita belum menghitung secara detail per OPD. Nanti akan kita minta BPKD untuk menghitung,” katanya.

Menurutnya, penerapan WFH ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran operasional Pemprov Bengkulu.

“Kita akan lihat nanti seberapa besar pengaruhnya terhadap efisiensi anggaran,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.