Konektivitas Jambi Makin Mantap, Tol Betung-Tempino Seksi 4 Resmi Beroperasi
Darwin Sijabat April 17, 2026 03:03 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Kabar menggembirakan menyapa warga Bumi Pucuk Jambi Sembilan Lurah terkait jalan tol Trans Sumatera (JTTS). 

Di tengah momentum usia ke-65 tahun, PT Hutama Karya (Persero) semakin mempertegas komitmennya dalam menuntaskan mandat konektivitas jalan tol tersebut. 

Salah satu pencapaian strategisnya adalah operasional komersial Ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 4 yang telah melayani masyarakat sejak September 2025.

Jambi Jadi Bagian Transformasi JTTS

Keberhasilan operasional jalan tol di wilayah Jambi ini merupakan bagian dari transformasi model bisnis Hutama Karya yang kini semakin mandiri dan sehat secara finansial. 

Segmen pengoperasian jalan tol, termasuk yang menghubungkan wilayah Jambi, mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 26,8 persen (YoY) atau mencapai Rp 17,33 triliun.

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menjelaskan kinerja perusahaan pada tahun 2025 mencerminkan transformasi menyeluruh yang konsisten. 

"Pertumbuhan yang kami catatkan selalu berbasis ekspansi dengan mitigasi risiko. Ini adalah pertumbuhan yang dijaga kualitasnya. Laba bertumbuh, utang turun, ekuitas menguat," ujar Koentjoro dilansir Tribunjambi.com dari laman Hutama Karya.

Dampak Nyata Bagi Logistik dan Ekonomi Jambi

Operasional tol Seksi 4 ini menjadi fondasi penting bagi konektivitas Jambi-Palembang, Sumatra Selatan. 

Baca juga: Tol Jambi–Rengat Segera Terwujud, Jalur Trans Sumatera Kian Terkoneksi

Baca juga: Alung Ditangkap Polda Jambi, Lurah Akui Tempat Tinggalnya Sarang Narkoba

Infrastruktur ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan dan menekan biaya logistik yang selama ini menjadi kendala di jalur lintas timur.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menekankan pentingnya pengawasan ketat agar proyek infrastruktur memberikan manfaat maksimal. 

“Infrastruktur yang dibangun dengan pengawasan ketat adalah fondasi konektivitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan. Hutama Karya berkomitmen bahwa setiap proyek yang dipercayakan pemerintah diselesaikan dengan standar kualitas tertinggi,” terang Hamdani dilansir Tribunjambi.com dari laman yang sama.

Kematangan Hutama Karya di Usia 65 Tahun

Tepat pada 29 Maret 2026, Hutama Karya memasuki usia ke-65 tahun dengan catatan gemilang: laba bersih Rp 3,09 triliun dan penurunan utang sebesar 17,4 persen. 

Keberhasilan finansial ini memastikan bahwa proyek-proyek strategis nasional, termasuk kelanjutan jalur tol menuju Jambi, tetap berjalan sesuai trajektori yang direncanakan.

Meskipun saat ini jajaran manajemen tengah memfokuskan peninjauan pada proyek Flyover Sitinjau Lauik dan Tol Padang–Sicincin di Sumatra Barat, perhatian terhadap koridor Jambi tetap menjadi prioritas dalam jaringan utama JTTS. 

Koentjoro menambahkan bahwa di usia 65 tahun, perusahaan ini sedang membuktikan diri. 

“Bahwa perusahaan yang lahir dari semangat membangun republik ini masih relevan, masih produktif, dan masih dipercaya untuk mengemban tugas-tugas terbesar bangsa,” tutupnya.

Baca juga: Manajemen PTPN IV Regional IV Pastikan Jaga Keseimbangan Alam

Baca juga: Harga Plastik Naik, UMKM di Merangin Keluhkan Kenaikan Modal Operasional Usaha

Baca juga: Jadwal Bioskop WTC Jambi, Ada Ghost In The Cell dan Tiba Tiba Setan

Baca juga: Isi Lengkap Surat Andrie Yunus ke Presiden Prabowo di Kasus Penyiraman Air Keras Libatkan Oknum TNI

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.