Ribuan Burung Walet Tidur di Kabel Listrik Simpang Ramayana Pangkalpinang
Fitriadi April 17, 2026 03:39 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Mata Regina (28) tak henti menengadah ke arah juntai kabel listrik di lampu merah persimpangan Ramayana, Jalan Mayor Syafri Rachman, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (15/4/2026) malam.

Di antara kabel-kabel listrik tersebut, terlihat banyak burung walet hinggap.

Kotoran burung tampak memenuhi trotoar di sejumlah sudut persimpangan.

Bahkan, beberapa bangunan di sekitar lokasi turut terdampak. Kaca gedung terlihat kotor akibat kotoran burung walet.

Pemandangan burung walet tidur di kabel jaringan listrik bisa disaksikan setiap malam.

Sesekali Regina memeriksa kaca helm dan jaketnya karena khawatir terkena jatuhan kotoran burung.

“Agak mengkhawatirkan ya, kotoran-kotoran burung ini. Beberapa kali lewat lampu merah ini saya pernah terkena kotoran walet,” ujar Regina.

Ia juga mengaku khawatir terhadap dampak jangka panjang yang mungkin ditimbulkan, terutama terkait kesehatan.

“Kita tidak tahu efek jangka panjangnya seperti apa. Takutnya nanti ada penyakit tertentu yang diakibatkan dari kotoran burung ini,” ujar Regina.

Regina mengatakan setiap malam ribuan burung hinggap beristirahat di kabel-kabel listrik sekitaran perempatan traffic light Jalan Sudirman.

"Kalau malam burung-burung ini tidur di kabel kayaknya. Siang juga ada tapi tidak sebanyak saat malam hari," kata Regina.

Pantauan Bangkapos.com, sejak sore menjelang magrib ribuan burung 'penghasil uang' itu sudah berduyun-duyun hinggap di kabel-kabel listrik di seputaran persimpangan menuju ke arah Ramayana.

Sejumlah bangunan di sekitaran Jalan Sudirman dan Pasar Kota Pangkalpinang menjadi 'rumah walet'.

Gedung-gedung bertingkat itu sengaja dijadikan tempat burung walet untuk bersarang.

Sarang walet memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi komoditas ekspor.

(Bangkapos.com/Abdul Hafidh N N)
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.