TRIBUN-SULBAR.COM – Siswa kelas 7 SMP/MTs mempelajari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui buku Lembar Kerja Siswa (LKS) Pendidikan Pancasila Kelas 7 Semester 1, khususnya pada halaman 49.
Materi ini berfokus pada pemahaman tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang menjadi dasar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan “Mari Berlatih”, siswa diharapkan mampu memahami konsep negara kesatuan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Buku LKS yang disusun oleh Fatma Indahwati dan diterbitkan oleh Graha Pustaka ini juga mendorong siswa untuk belajar mandiri di rumah.
Oleh karena itu, sebelum melihat kunci jawaban, siswa dianjurkan terlebih dahulu mencoba menjawab soal secara mandiri.
Baca juga: Zodiak Besok, Leo-Sagitarius Diramal Mujur, Karier dan Keuangan Cerah
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Hal 37: Apa Itu Cerita Fantasi?
Adapun kunci jawaban yang disediakan dapat digunakan sebagai panduan bagi orang tua atau wali untuk membantu mengoreksi hasil belajar anak.
Salah satu materi utama yang dibahas adalah ciri-ciri negara kesatuan.
Negara kesatuan memiliki satu pemerintahan pusat yang berdaulat, satu Undang-Undang Dasar (UUD), satu kepala negara, serta satu lembaga perwakilan rakyat.
Hal ini menunjukkan bahwa seluruh wilayah negara berada di bawah satu sistem pemerintahan yang sama.
Selain itu, negara kesatuan juga memiliki sejumlah kelebihan.
Di antaranya adalah sistem pemerintahan yang lebih sederhana, pengambilan keputusan yang lebih cepat, serta persatuan bangsa yang lebih kuat.
Tidak adanya pembagian kekuasaan seperti dalam negara federal membuat koordinasi antarwilayah menjadi lebih efektif.
Dalam UUD 1945 Pasal 1 ayat (1) juga ditegaskan bahwa “Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik.” Hal ini menjadi landasan konstitusional bahwa Indonesia tidak menganut sistem negara federal.
Sementara itu, dalam praktiknya, negara kesatuan dapat menerapkan dua sistem pemerintahan, yakni sentralisasi dan desentralisasi.
Sentralisasi berarti seluruh kebijakan diatur oleh pemerintah pusat, sedangkan desentralisasi memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur urusan tertentu secara mandiri.
Materi ini juga menyinggung sejarah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 27 Desember 1949.
Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
Dengan memahami materi ini, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui konsep negara kesatuan, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan bangsa.
Keterangan:
Kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai referensi bagi orang tua dalam membimbing proses belajar anak, setelah siswa berusaha menjawab soal secara mandiri.
Sumber: Buku LKS Pendidikan Pancasila Kelas 7, Graha Pustaka.