TRIBUNJAMBI.COM - Simak penjelasan ending film Toaster yang tayang di Netflix.
Toaster mengisahkan tentang Ramakant, lelaki pelit yang terpaksa membeli toaster, alat pemanggang roti, untuk pernikahan anak gurunya.
Pernikahan itu rupanya batal.
Baca juga: Penjelasan Ending Project Hail Mary, Pulang atau Menyelamatkan Sahabat Alien
Toaster pun disumbangkan ke panti asuhan.
Saking pelitnya, Ramakant berniat mencuri toaster itu.
Masalah hadir ketika Glen, menyembunyikan chip berisi skandal politisi ke dalamnya.
Lalu bekerja sama dengan polisi korup untuk memerasnya.
Ramakant dan Glen berebut toaster hingga Glen terjatuh dari balkon dan tewas.
Ramakant pun terseret kasus pembunuhan.
Kekacauan makin parah saat tetangga mereka Pherwani merekam kejadian itu dan memeras Ramakant.
Toaster terus berpindah tangan.
Istri Ramakant dan polisi korup juga ikut memburu toaster karena chip rahasia.
Ramakant melibatkan Guddu, tapi situasi makin parah karena Guddu dan polisi korup sama-sama terbunuh.
Jenazah mereka tersembunyi di taman hiburan milik Pherwani.
Toaster juga dikubur di tempat yang sama.
Konflik memuncak saat semua pihak berkumpuk untuk memperebutkan toaster dan chip.
Serangkaian kejadian kacau membuat Pherwani terbunuh.
Ramakant berhasil mengelabui politisi dengan menyerahkan chip palsu untuk dihancurkan.
Semua bukti pun hilang.
Ia lolos dari masalah dan mencoba memperbaiki hubunganya dengan istri.
Tapi tetap saja dia menunjukkan sikap pelitnya.