TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mematangkan regulasi baru Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan peningkatan plafon pinjaman hingga Rp1 miliar.
Program ini kini tidak hanya menyasar pelaku UMKM, tetapi juga diperluas ke sektor produktif seperti petani, nelayan, peternak, hingga koperasi.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menjelaskan penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bankaltimtara, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Perbub ini merupakan perbaikan dari yang sebelumnya. Kalau dulu lebih difokuskan untuk pelaku UMKM dalam rangka penanganan rentenir, sekarang cakupannya diperluas,” ujar Sunggono, Jumat (17/4/2026).
Baca juga: Plafon Pinjaman Kredit Kukar Idaman Naik Hingga Rp500 Juta, Bunga 0 Persen
Ia menyebutkan, program Kredit Kukar Idaman Terbaik tidak hanya menyasar pelaku UMKM yang ingin naik kelas, tetapi juga sektor produktif lainnya seperti petani, nelayan, dan peternak di Kutai Kartanegara.
Selain itu, koperasi, termasuk Koperasi Merah Putih, juga menjadi target penerima manfaat program tersebut.
Dalam pembahasan, sejumlah aspek teknis turut dikaji, mulai dari besaran kredit, skema subsidi, tenor atau jangka waktu pelunasan, hingga persyaratan bagi calon debitur.
“Diskusi tadi mengarah pada besaran kredit yang bisa diberikan, subsidi, tenggang waktu pelunasan, serta syarat-syarat bagi penerima kredit,” jelasnya.
Baca juga: Program Kredit Kukar Idaman Jadi Rujukan Kabupaten Paser
Sunggono mengungkapkan, terdapat perubahan signifikan dalam plafon kredit.
“Kalau dulu besarannya sampai Rp50 juta, sekarang bisa sampai Rp500 juta. Bahkan jika usahanya dinilai sangat layak, bisa sampai Rp1 miliar. Namun penilaiannya tetap dilakukan oleh Bankaltimtara sebagai eksekutor,” tegasnya.
Selain itu, skema pembayaran juga disesuaikan dengan karakteristik usaha.
Untuk sektor pertanian, misalnya, pembayaran kredit dimungkinkan dilakukan setelah masa panen.
Baca juga: 1.200 UMKM, Petani dan Nelayan di Kukar Nikmati Program Kredit Kukar Idaman
Bahkan, disiapkan mekanisme perlindungan melalui asuransi jika terjadi gagal panen.
“Yang menarik, khusus pertanian nanti pembayarannya bisa setelah panen. Kalau terjadi gagal panen, dimungkinkan ada perlindungan melalui asuransi,” tambahnya.
Ia optimistis, dalam waktu dekat draf Perbup tersebut akan segera difinalisasi.
Bankaltimtara sebagai pelaksana program disebut akan melakukan revisi dan penyempurnaan akhir sebelum aturan resmi diberlakukan.
“Insya Allah dalam satu sampai dua hari ke depan akan ada perbaikan draft. Kami berharap minggu depan Perbup ini sudah bisa dieksekusi dan dilaksanakan,” tutup Sunggono. (*)