Kirim Surat ke Produsen, Sikap Bulog Sumsel Babel Saat Minyakita Langka di Pasaran
Refly Permana April 17, 2026 08:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kenaikan harga minyak goreng mulai dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Dampaknya, produk Minyakita semakin sulit ditemukan di pasaran, dan jika tersedia, harganya cenderung sudah mengalami kenaikan dari harga normal.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Ihsan, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan intervensi guna menjaga stabilitas harga Minyakita di pasar.

"Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan, Bulog bersama BUMN Pangan mendapatkan alokasi sekitar 30 persen dari total suplai minyak goreng ke pasar," kata Ihsan, Jumat (17/4/2026). 

Namun, saat ini suplai tersebut mengalami penurunan sehingga berdampak pada ketersediaan barang di lapangan. 

Baca juga: Sudah 2 Bulan Minyakita Langka di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Harga Tembus Rp20 Ribu per Liter

Untuk stok Minyakita di Bulog saat ini ada 65.382 liter. 

“Dengan stok yang tersedia, kami fokuskan penyaluran ke pasar-pasar agar masyarakat tetap bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau,” kata Ihsan.

Lebih lanjut, Bulog juga telah mengirimkan surat kepada para produsen minyak goreng agar dapat meningkatkan suplai atau setidaknya tidak mengurangi distribusi.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung intervensi pasar secara lebih masif guna mendukung stabilisasi harga minyakita di pasar.

Selain itu, Bulog mengimbau kepada para pedagang pasar untuk ikut serta dalam penyaluran Minyakita dengan mendaftar ke Bulog sebagai mitra penyalur Minyakita.

Untuk pengurusan NIB sebagai prasyarat menjadi mitra tersebut dapat berkoordinasi dengan dinas perdagangan setempat. 

"Bulog berkomitmen untuk terus menyalurkan Minyakita ke pasar-pasar tradisional. Harga jual dari Bulog ke pedagang pengecer ditetapkan sebesar Rp 14.500 per liter, sehingga para pedagang masih dapat menjualnya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter," katanya. 

Dengan berbagai langkah ini, diharapkan pasokan Minyakita kembali lancar dan harga minyak goreng di pasaran dapat segera stabil, sehingga tidak memberatkan masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.