BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Di tengah adanya aturan pemerintah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH), Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan tetap memberikan pelayanan seperti biasa, Jumat (17/4/2026).
Kepala Disdukcapil Kabupaten Balangan, Andi Firmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya memang dikecualikan dari aturan WFH.
"Kita enggak WFH, tetap WFO. Karena memang edaran Mendagri, Dukcapil salah satu yang dikecualikan untuk WFH," ujar Andi Firmansyah.
Namun, Andi menyebut bahwa walaupun diberi pilihan, pihaknya akan tetap memilih bekerja dari kantor, memgingat pentingnya pelayanan yang tidak boleh terhenti kepada masyarakat.
Baca juga: Diadang Aparat, BEM Kalsel Gagal Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD
Baca juga: Kabur 7 Tahun Usai Menghabisi Nyawa Teman di Gambah, Pemuda HSS Diringkus di Rumah
Di area pelayanan Disdukcapil Balangan, suasana tetap berjalan normal. Warga yang mengurus E KTP, kartu keluarga, hingga akta kelahiran tetap dilayani petugas sejak pagi.
Pelayanan pada Hari Jumat ujar Andi berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 wita.
Tak hanya layanan di kantor, program jemput bola juga tetap berjalan. Dimana dalam waktu dekat, Disdukcapil Balangan akan mendatangi sekolah untuk perekaman E KTP dan dokumen kependudukan lainnya.
"Kami tetap layani agenda jemput bola, terlebih minggu depan Senin sampai Kamis ada perekaman E KTP bagi pemula dan aktivasi IKD" tambahnya.
Komitmen serupa juga ditunjukkan Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan.
Kepala Dishub Balangan, Musa Abdullah, memastikan jajarannya tetap bekerja dari kantor dan di lapangan. Dalam artian, SKPDnya belum memberlakukan WFH kepada para pegawai.
Musa menjelaskan, tidak mungkin menerapkan WFH mengingat tugas Dishub bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Kami punya program Angkutan Sanggam dan Angkutan Pelajar. Supirnya tetap harus bekerja di lapangan. Sehingga ini tetap harus berjalan untuk pelayanan ke masyarakat," ujar Musa.
Angkutan Sanggam dan Angkutan Pelajar merupakan layanan transportasi gratis bagi masyarakat dan pelajar di Balangan. Kedua layanan ini tetap beroperasi normal untuk menjamin mobilitas warga dan anak sekolah tidak terganggu.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)