TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan kader Demokrat agar berani "membirukan" Jawa Tengah.
AHY mengenang romantisme masa lalu yang mana pada 2009 kader Demokrat asal Jawa Tengah bisa mencapai 14 kursi di DPR RI. Jumlah itu merosot jauh pada pemilu 2024 yang hanya menghantarkan lima kursi DPR RI.
"Sejak awal politik Jawa Tengah dan dinamikanya hari ini, jangan gentar, jangan merasa tidak ada ruang bagi biru di Jawa Tengah, karena Demokrat punya juga peran sangat baik dan istimewa di Jawa Tengah," jelas AHY saat membuka Musda ke 4 di Kota Semarang melalui sambungan Zoom, Jumat (17/4/2026) malam.
Baca juga: DPC Demokrat Kota Semarang Santuni Anak Yatim di Acara Buka Puasa Bersama
• Wanita Selingkuhan Oknum Polisi Disebut ASN Disnaker Nganjuk, Itsna: Inisial AN Memang Ada
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu membagikan tiga tips agar Partai Demokrat bisa kembali membirukan Jawa Tengah.
Tiga strategi itu meliputi merapatkan barisan, memangun kekuatan, dan merebut kemenangan.
Dia merinci, langkah merapatkan barisan memiliki arti kebersamaan. Tanpa kebersamaan, Partai Demokrat mustahil sukses taklukkan Jawa Tengah.
"Jawa Tengah adalah provinsi yang besar. provinsi yang memiliki nilai yang sangat signifikan secara politik, ekonomi, maupun sosial, kemasyarakatan," ucapnya.
Strategi kedua, AHY menekankan perlunya membangun kekuatan.
Dia menilai, kekuatan Partai Demokrat sangat ditentukan oleh organisasi, kader militan, dan kader pemberani.
"Kami butuh kader yang tidak ciut melihat kompetitor, kami juga punya strategi dan kekuatan," katanya.
Dia mengatakan, kebutuhan kader yang pantang menyerah tidak terlepas dari kondisi Jawa Tengah yang spesial.
Kader Partai Demokrat harus terjun sampai ke akar rumput.
"Kader harus memperjuangkan aspirasi masyarakat," terangnya.
AHY menjelaskan pula soal strategi ketiga yakni merebut kemenangan.
Baginya, pemilihan kata rebut juga sebagai petunjuk bahwa kader harus aktif memenangkan hati masyarakat bukan hanya menunggu.
"Dengan semangat ini, Partai Demokrat bisa memenangkan Pemilu 2029," katanya.
Musda ke-4 Partai Demokrat Jateng di Hotel Tentrem Kota Semarang ini dihadiri 209 kader baik yang duduk DPR RI, tiga kepala daerah, maupun anggota DPRD Kabupaten/kota.
Baca juga: Nasdem dan Demokrat Setuju Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD, Pengamat Duga Ada Tekanan
• Geger Bayi Tewas Membusuk di Lemari Kamar Indekos Candrageni Tegal, Begini Kata Saksi
Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, Musda ke-4 Partai Demokrat Jateng merupakan musda pertama dari 38 rangkaian musda di provinsi seluruh Indonesia.
"Musda bukan seremonial, melainkan ajang persatuan. Tujuan besarnya, merebut kemenangan pada Pemilu 2029," terangnya.
Soal target kemenangan itu terutama di Jawa Tengah, Herman belum bisa berbicara panjang lebar.
Dia hanya mengingatkan bahwa Demokrat pernah menang besar di Jawa Tengah yakni bisa merebut 14 kursi DPR RI pada 2009.
"Habis itu turun ke empat kursi, pemilu 2024 naik lagi ke lima kursi, dan kami ingin habis musda bisa menghitung kekuatan di Jawa Tengah sekaligus menargetkan tambahan kursi DPR RI," ucapnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah 2020-2025, Rinto Subekti mengatakan, tujuan Musda keempat ini adalah untuk memperkuat soliditas dan berjuang bersama.
Dia berharap, pemilu yang akan datang Partai Demokrat Jawa Tengah akan lebih baik. Meskipun diakuinya, tantangan di Jawa Tengah cukup besar.
"Apalagi kami belum menerima dari apa yang menjadi kesepakatan di DPR RI dan Pemerintah terkait revisi Undang-undang Pemilu. Dimana tentunya ini juga sebagai kader Partai Demokrat, kami harus siap," terangnya.
Terkait dirinya yang menjadi calon tunggal, dia menyerahkan seluruhnya kepada kader.
"Terpilih atau tidak terpilih lagi, saya siap berjuang untuk Partai Demokrat," bebernya. (*)