TRIBUN-TIMUR.COM - Kepiawaian Ahmad Amiruddin meramu taktik tak diragukan lagi.
Pelatih berusia 43 tahun ini mampu adaptif dengan karakter lawan dihadapi.
Jika lawan agresif menyerang, PSM Makassar akan dibuat bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.
Baca juga: Yuran Fernandes: Insya Allah 3 Poin!
Ketika hadapi lawan kuat bertahan, ia tak ragu menginstruksikan anak asuhnya bermain menyerang dengan penguasaan bola tinggi.
Racikan taktik Ahmad Amiruddin kini diharap bisa mempersembahkan kemenangan lagi bagi PSM ketika bersua Borneo FC di Stadion BJ Habibie Parepare malam ini.
Pengamat Sepak Bola, Toni Ho memprediksi pertandingan PSM Makassar kontra Borneo FC akan berjalan sengit.
Kedua tim mempunyai tujuan masing-masing.
“PSM Makassar mau dapat hasil maksimal untuk menjauh zona degradasi. Sedangkan Borneo FC mau jaga peluang juara,” katanya.
Menurut Toni Ho, Ahmad Amiruddin harus benar-benar menyiapkan PSM dengan baik hadapi Borneo FC. Mulai dari fisik, pemilihan taktikal dan terpenting mentalitas.
“Laga tidak mudah, harus kerja keras. Saya rasa dengan pengalaman Amir, dia sudah tahu apa harus dibuat,” kata mantan pelatih PSM Makassar ini.
Tiga laga terakhir bersama PSM Makassar, Ahmad Amiruddin selalu mengubah komposisi starting line upnya.
Ada empat-lima pemain berbeda diturunkan sejak menit awal.
Hal serupa berpotensi terulang ketika menjamu Borneo FC.
Toni Ho menilai, perubahan tersebut wajar-wajar saja.
Ia menduga Ahmad Amiruddin memasang pemain sesuai dengan karakter lawan dihadapi.
Mungkin saja perubahan dilakukan karena beberapa pemain mengalami masalah kebugaran.
“Kalau saya rasa itu normal saja, bukan berlebihan, sesuai dengan kebutuhan,” pelatih berlisensi AFC Pro ini.
Ia pun meminta PSM memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin penuh dari Borneo FC.
Dukungan suporter akan sangat membantu sepanjang pertandingan.
“Saya rasa suatu keuntungan tampil di rumah sendiri,” katanya.
Khusus laga ini, PSM berambisi memenangkan pertandingan guna memastikan jarak poin tetap aman dari ancaman zona degradasi.
Selain itu, untuk menyudahi puasa kemenangan di markas sendiri.
Pasukan Ramang berambisi memutus tren buruk tak pernah menang di tujuh laga terakhir di hadapan publik sendiri.
Terakhir kali skuad Juku Eja menang, saat menggilas PSBS Biak lima gol tanpa balas pada pekan 13 Super League, Jumat (21/11/2025).(kas)
Optimistis 3 Poin
PSM Makasar akan diuji Borneo Samarinda FC pada pekan 28 Super League 2025/2026.
Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/4/2026) pukul 20.00 Wita.
PSM Makassar yang tampil di hadapan publik sendiri harus memanfaatkan momentum ini.
Apalagi, tim Juku Eja butuh poin penuh demi menjauh dari zona degradasi.
Saat ini, Hilman Syah bertengger di peringkat 13 klasemen sementara dengan 28 poin.
Jika berhasil menaklukkan Borneo FC, PSM Makassar mengkudeta Persik Kediri di posisi 12 dengan 31 poin.
Namun, Borneo FC bukan lawan mudah ditumbangkan.
Tim Pesut Etam ini tampil konsisten sepanjang musim ini. Bahkan, mereka menjadi kandidat juara.
Borneo FC berada di posisi dua klasemen dengan 60 poin.
Menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen yang hanya berjarak 4 poin.
Makanya, Borneo FC akan tampil habisan-habisan demi mengalahkan PSM Makassar.
Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin menekankan kepada pemainnya untuk menunjukkan identitas permainannya.
Sebab, Borneo FC salah satu tim paling konsisten musim ini.
"Kita sama-sama tahu bagaimana kualitas Borneo FC. Sampai saat ini jadi tim paling konsisten bersama Persib Bandung, baik home maupun away," katanya saat konferensi pers jelang melawan Borneo FC di Ruang Media Stadion BJ Habibie, Jumat (17/4/2026) sore.
Menurut Amir, sapaan Ahmad Amiruddin, Borneo FC mempunyai dua pemain berbahaya. Yakni, Mariano Peralta dan Juan Villa.
Dua pemain asal Amerika Latin ini dalam performa terbaiknya.
Bisa dilihat dengan kontribusi besarnya kepada Borneo FC.
Peralta telah mengemas 15 gol dan 11 assist dari 27 penampilan.
Jumlah gol tersebut membawa pemain berpaspor Argentina ini berada di urutan dua pencetak gol terbanyak.
Torehan golnya cuma kalah dari striker Malut United David Da Silva dengan 17 gol.
Untuk assist, Peralta menasbihkan dirinya sebagai raja pengumpan dengan 11 assist berujung gol.
Performa Villa tak kalah bagusnya. Pemain berkewarganegaraan Kolombia ini telah mencetak 10 gol dan delapan assist dari 25 pertandingan.
Nama Villa berada di bawah Peralta dalam assist terbanyak.
Bagi Ahmad Amiruddin, keduanya menjadi ancaman berbahaya bagi tembok pertahanan PSM Makassar.
"Juan Villa dan Peralta menurut analisa kami berada di performa terbaiknya. Ini juga alarm bagi lini pertahanan PSM, Makassar," ucapnya.
Amir mengatakan telah menginstruksikan pemainnya untuk tampil maksimal di kandang sendiri.
Apalagi, akan didukung penuh oleh ribuan suporter yang hadir sehingga tiga poin menjadi harga mati.
Tunjukkan identitas permainan PSM Makassar sesungguhnya di lapangan.
"Tugas kalian cuma menjalankan plan yang sudah kita sepakati dan show PSM Makassar identity, apa itu, agresif, intens, play with spirit siri na pacce. Hasil akhir serahkan sama yang di atas (Tuhan)," tegasnya.
Menghadapi Borneo Samarinda FC akan menjadi laga emosional bagi Ahmad Amiruddin karena melawan mantan klubnya.
Sebelum berlabuh ke PSM Makassar sebagai asisten pelatih pada 2022, Amir masuk dalam tim kepelatihan Borneo FC selama enam tahun.
Sementara itu, kapten PSM Makassar, M Arfan, menyebut, Borneo FC memiliki pemain berkualitas.
Namun, hal tersebut tak membuat gentar timnya.
Justru, semakin membuat penggawa Laskar Ayam Jantan dari Timur lebih bersemangat.
Ditambah lagi, mendapat dukungan dari suporter setia.
"Jadi besok kami akan memberikan usaha terbaik kami. Kami akan habis-habisan demi tiga poin," sebut pemain nomor punggung 48 ini.
Berpotensi Absen
Tiga pemain PSM Makassar berpotensi absen melawan Borneo FC.
Mereka adalah bek Aloisio Soares, gelandang Rifky Dwi Septiawan dan penyerang sayap Victor Dethan.
Ketiganya selama persiapan melawan Borneo FC belum ikut latihan full PSM Makasar.
Ahmad Amiruddin mengatakan, beberapa nama masih dalam penanganan tim medis.
Ia akan memantau kondisi mereka apakah bisa diturunkan atau tidak melawan Borneo FC.
"Kami masih memantau perkembangannya sampai besok, apakah bisa dimainkan atau tidak bisa," ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Borneo Samarinda FC Fabio Lefundes mengaku telah mengantongi kekuatan PSM Makassar.
Ia menyebut, PSM Makassar tim yang sangat kuat dalam berduel, apalagi dalam perebutan bola udara.
PSM Makassar dua pertandingan terakhir berhasil mencetak gol dari situasi bola mati.(*)