SURYA.co.id, SURABAYA - Bernardo Tavares, pelatih Persebaya memberi penjelasan terkait kekalahan 1-2 timnya dari Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026) malam.
Dimana dua gol Madura United pada laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 kali dicetak Lulinha menit 12 dan Requelme menit 64.
Sementara gol semata wayang Persebaya dicetak oleh Riyan Ardiyansyah menit 82.
Bernardo Tavares menyebut kekalahan timnya di laga ini karena akurasi finishing. Karena secara statistik, Persebaya lebih dominan.
Baca juga: Kunci Sukses Pelatih Madura United untuk Bisa Kalahkan Persebaya dengan Skor 1-2 di Stadion GBT
"Kami menciptakan banyak peluang, tapi ada masalah di akurasi," kata Bernardo Tavares pada SURYA.co.id setelah pertandingan.
Laga ini, Persebaya memang mendominasi permainan, penguasaan bola mencapai 71 persen.
Persebaya menciptakan 10 kreasi peluang, berbanding 5 yang dicatatkan Madura United.
Jumlah melepaskan tendangan juga sama, Persebaya unggul jauh mencapai 23 kali, dimana 6 diantaranya mengarah gawang Madura United.
Sementara Madura United melepaskan 5 tendangan, dimana 3 diantaranya mengarah ke gawang Persebaya.
"Kami menciptakan dinamika yang bagus. Tetapi sayangnya, terkadang kami kurang beruntung karena di dalam kotak penalti, atau tembakan diblokir, atau tembakan keluar, atau banyak situasi lainnya," jelas Bernardo Tavares.
Selain kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang. Bernardo Tavares juga menyayangkan sejumlah keputusan wasit yang kurang tepat.
Termasuk pelanggaran pada Bruno Paraiba di dalam kotak penalti Madura United.
"Sangat sedih karena kami kalah di kandang. Sangat sedih karena saya melihat para pemain bekerja keras. Sekarang, sepak bola memberi kita kesempatan untuk mencoba memperbaiki pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Pemain Persebaya, Francisco Rivera menyampaikan kekecewaan sama.
"Seperti pelatih sampaikan, kami sangat kecewa, karena kami kalah. Tapi menurut saya, kami kontrol pertandingan dan kami ikuti rencana pelatih dan mendapatkan sejumlah peluang," kata Rivera.
"Kita tahu bahwa Madura hanya mencoba mendapatkan satu peluang setelah pertahanan. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. Kami sangat kecewa, tetapi minggu depan kami akan bekerja keras dan berjuang 100 persen," pungkasnya.
Kekalahan dari Madura United memperpanjang rentetan hasil buruk Persebaya yang sebelumnya kalah 3-0 dari Persija.