Komentar Chivu setelah Inter Milan Unggul 12 Poin dan Kian Dekat dengan Scudetto Liga Italia
Endra Kurniawan April 18, 2026 08:30 AM

TRIBUNNEWS.COM - Inter Milan semakin mendekati gelar juara Liga Italia atau meraih Scudetto setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Cagliari di Stadion San Siro, Sabtu (18/4/2026). 

Kemenangan atas Cagliari menambah catatan impresif Inter Milan musim ini, dengan kini meraih 25 kemenangan dari 33 laga.

Ini jadi catatan yang cukup spesial, di mana Inter Milan hanya pernah melakukannya dalam tiga musim sebelumnya, yakni pada 2023/24,  2006/07 dan 1988/89.

Hasil ini membuat Inter kini unggul 12 poin di puncak klasemen Liga Italia untuk sementara waktu, menunggu hasil laga Napoli yang baru bertanding malam ini melawan Lazio. 

Inter mengoleksi 78 poin, sedangkan Napoli di bawahnya dengan 66 poin, meski bisa berjarak jadi 9 angka lagi jika menang lawan Lazio.

Yang jelas, entah unggul 12 poin atau menjadi 9 poin, Inter kini semakin dekat untuk meraih scudetto mengingat kini tinggal menyisakan lima giornata lagi.

Meski demikian, pelatih Cristian Chivu memilih tetap merendah dan belum ingin berbicara soal perayaan gelar. Ia belum ingin timnya terlena. 

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: Inter Perlebar Jarak 12 Poin di Puncak, Jay Idzes Cs Menang Dramatis

Ia justru menegaskan bahwa target utama tim sudah tercapai, yakni memastikan tiket Liga Champions musim depan.

Ya, dengan kekalahan yang diterima Como 2-1 dari Sassuolo, kini Inter Milan telah memastikan tiket lolos ke Liga Champions, mereka dipastikan tak akan keluar dari zona empat besar.

"Kami menyadari kerja keras yang telah kami lakukan, tentang apa yang kami lakukan untuk menjadi kompetitif," kata Chivu, dikutip dari Football Italia.

"Syukurlah kami sudah memastikan lolos ke Liga Champions dengan lima pertandingan tersisa. Sekarang kami fokus menjaga konsistensi hingga akhir musim," katanya.

CHIVU - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, selama pertandingan Liga Italia 2025/2026 antara Inter Milan vs Napoli di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Website Inter - 12/1/2026)
CHIVU - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, selama pertandingan Liga Italia 2025/2026 antara Inter Milan vs Napoli di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Website Inter - 12/1/2026) (Inter Milan)

Kemenangan Inter atas Cagliari ini sebenarnya tak didapat dengan mudah begitu saja.

Inter sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Cagliari di babak pertama, yang harus berakhir 0-0.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-53 lewat gol Marcus Thuram yang memanfaatkan umpan Federico Dimarco.

Tak lama berselang, Nicolò Barella menggandakan keunggulan lewat tembakan keras. Gol penutup kemudian dicetak Piotr Zielinski di masa injury time dengan sepakan ke pojok atas gawang.

Dimarco sendiri mencatatkan musim luar biasa dengan kontribusi lebih dari 20 gol (gol + assist), menjadikannya salah satu bek paling produktif dalam sejarah modern Serie A.

Chivu mengakui timnya sempat tampil kurang maksimal di babak pertama karena pergerakan bola terlalu lambat, sehingga memudahkan lawan menutup ruang.

"Setelah jeda, kami bermain lebih melebar, menaikkan garis serang, dan meningkatkan intensitas."

"Saat gol pertama tercipta, tim ini mulai menikmati permainan dan bermain lebih berani," ujar Chivu.

Ia juga menilai kualitas individu para pemain menjadi pembeda utama, terutama ketika tim sudah menemukan ritme permainan.

Di tengah peluang besar meraih Scudetto, Inter juga masih berpeluang menambah trofi dari ajang Coppa Italia.

Mereka akan menghadapi Como di semifinal setelah leg pertama berakhir imbang 0-0.

Chivu menegaskan bahwa timnya tetap fokus menghadapi setiap pertandingan, tanpa memikirkan tekanan atau kritik yang sempat muncul sepanjang musim.

"Kita tidak boleh lupa betapa sulitnya bagi para pemain ini musim lalu, tetapi mereka menantang diri mereka sendiri, tidak mundur, dan selalu bereaksi selama pasang surut di musim ini."

"Mereka membangun sesuatu di sini selama beberapa tahun terakhir, dan bertekad untuk mempertahankan hal-hal baik yang telah mereka kumpulkan," kata pelatih asal Rumania ini.

Baca juga: Beda Gaya Main Sassuolo dan Como di Liga Italia, Tantangan Jay Idzes cs Lawan Tim Fabregas Malam Ini

LINE-UP INTER - Line-up Inter Milan saat lawan Genoa di Liga Italia 2025/2026 pada Minggu (1/3/2026) dini hari WIB.
LINE-UP INTER - Line-up Inter Milan saat lawan Genoa di Liga Italia 2025/2026 pada Minggu (1/3/2026) dini hari WIB. (Inter Milan)

Terkait dengan tantangan di musim depan, Chivu mengakui bahwa persaingan di Liga Champions jauh lebih berat, terutama menghadapi klub-klub besar Eropa dengan kekuatan finansial besar.

"Banyak tim sudah mengeluarkan uang besar, tapi itu tidak menjamin sukses di Liga Champions. Target kami adalah tetap kompetitif dan terus berkembang," jelasnya.

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Inter Milan
33
25
3
5
78
29
49
78
2
35
Napoli
32
20
6
6
48
31
17
66
3
35
AC Milan
32
18
9
5
47
27
20
63
4
35
Juventus
32
17
9
6
55
29
26
60
5
35
Como
33
16
10
7
57
28
29
58
6
35
Roma
32
18
3
11
45
28
17
57
7
35
Atalanta
32
14
11
7
44
28
16
53
8
35
Bologna
32
14
6
12
42
37
5
48
9
35
Sassuolo
33
13
6
14
41
44
-3
45
10
35
Lazio
32
11
11
10
32
30
2
44
11
35
Udinese
32
12
7
13
38
42
-4
43
12
35
Torino
32
11
6
15
37
54
-17
39
13
35
Genoa
32
9
9
14
38
45
-7
36
14
35
Parma
32
8
12
12
23
40
-17
36
15
35
Fiorentina
32
8
11
13
37
44
-7
35
16
35
Cagliari
33
8
9
16
33
47
-14
33
17
35
Cremonese
32
6
9
17
26
47
-21
27
18
35
Lecce
32
7
6
19
21
45
-24
27
19
35
Verona
32
3
9
20
23
55
-32
18
20
35
Pisa
32
2
12
18
23
58
-35
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.