Pramono Kumpulkan Pimpinan BUMD, Antisipasi Gejolak Global dan El Nino
Dian Anditya Mutiara April 18, 2026 08:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA —  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumpulkan pimpinan BUMD untuk mengantisipasi gejolak global serta dampak fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menghadapi tekanan ekonomi yang berpotensi muncul dalam beberapa bulan ke depan.

Pramono, yang akrab disapa Mas Pram, ingin entitas usaha milik Pemprov DKI Jakarta berani melakukan ekspansi lebih luas dan tidak sekadar menjadi “jago kandang”.

“Tidak menjadi pemain lokal, jago kandang, tapi bertarung keluar, di antaranya misalnya Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan yang lain-lain. Saya yakin itu akan bisa memberikan manfaat juga bagi Jakarta,” ujar Pramono. 

Hal tersebut disampaikan dalam acara BUMD Leaders Forum 2026 bertajuk “Synergy For Resilience: Memperkokoh Peran BUMD Sebagai Pilar Ekonomi Dalam Ekosistem Jakarta Global City” di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026) malam.

Baca juga: Bukan Lagi Jago Kandang, Pramono Tantang BUMD Jakarta Tembus Pasar Global

Di tengah ambisi penguatan peran sebagai pilar ekonomi Jakarta Global City, Pramono juga mengingatkan adanya tantangan eksternal yang nyata.

Dia menyoroti kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu serta ancaman fenomena El Nino yang diprediksi melanda pada periode April hingga September.

"Maka saya minta juga mereka harus mempersiapkan diri. Dengan demikian, mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka, transparan, dikelola secara profesional," imbuhnya.

Isu antisipasi gejolak global ini juga berkaitan dengan arahan Pramono agar BUMD Jakarta bertransformasi dan berani bersaing di tingkat internasional.

Pramono optimistis, pengelolaan yang profesional akan membuat BUMD Jakarta semakin tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi di masa mendatang.

Dalam forum tersebut turut hadir sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta, di antaranya Sekretaris Daerah Uus Kuswanto, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Yustinus Prastowo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Suharini Eliawati, serta Kepala BP BUMD Syaefuloh Hidayat.

Baca juga: Transjakarta Borong Penghargaan Tertinggi di TOP BUMD Awards 2026

Penguatan Daya Saing

Selain menyelaraskan visi, forum ini juga mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta dan sinergi penjaminan melalui Jamkrida Jakarta hingga optimalisasi aset BUMD.

Syaefuloh Hidayat menjelaskan fokus utama dari forum ini diarahkan pada penguatan daya saing, kesehatan perusahaan, serta kapasitas pembiayaan pembangunan Jakarta.

Dia mengatakan, forum ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Desember 2025. Dalam BUMD Leaders 2026 ini mengangkat tiga topik diskusi strategis.

Baca juga: Sampah Jakarta Bisa Jadi Ladang Cuan, Pemprov Didorong Dirikan BUMD Khusus

"Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan. Untuk Triwulan I tahun 2026, Alhamdulillah telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk 3 BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya, dan juga Food Station Tjipinang," ungkapnya.

Sedangkan topik kedua yakni Optimalisasi Kinerja Investasi dan Pengembangan Bisnis melalui Sinergi Penjaminan Proyek Strategis, dengan pokok hasil diskusi di antaranya penjaminan proyek BUMD oleh PT Jamkrida Jakarta dan optimalisasi penjaminan kredit Bank Jakarta melalui PT Jamkrida Jakarta.

Topik ketiga, Peningkatan Produktivitas Aset Strategis sebagai Investment Driver dan New Revenue Stream Generator, di antaranya untuk pengembangan properti seperti Hotel, Hunian Mix-used, Park & Ride, serta pengembangan infrastruktur seperti Pengolahan Air Limbah, Distribusi dan Pengolahan Pangan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta.

Dengan komitmen melalui Collaboration Charter, BUMD diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, profesional, dan berperan aktif sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.