TRIBUNNEWS.COM - Nasib Marcus Rashford sebagai pemain Manchester United kini berada di persimpangan.
Pemain berusia 28 tahun yang sedang dipinjamkan ke Barcelona itu bakal menjadi bahan pembicaraan intens antara kedua klub setelah musim 2025/2026 berakhir.
Barcelona ingin mempertahankan Rashford, sementara Manchester United tetap kukuh dengan klausul transfer senilai £26 juta (sekitar Rp600 miliar) yang berakhir pada 15 Juni 2026, tepat empat hari setelah Piala Dunia 2026 di Amerika Utara dimulai.
Berdasarkan laporan dari Daily Mail, Barcelona telah membayar gaji penuh Rashford selama masa pinjaman.
Namun, jika Manchester United lolos ke Liga Champions musim depan, gaji Rashford akan melonjak kembali menjadi £315.000 per pekan sesuai kontrak aslinya di Old Trafford.
Kontrak itu sempat turun 25 persen musim ini karena United gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Sepanjang musim ini, Rashford tampil mengesankan bersama Barcelona.
Ia mencatatkan 12 gol dan 13 assist yang membantu Blaugrana unggul sembilan poin atas rival abadi Real Madrid di puncak Liga Spanyol.
Barcelona juga berhasil melaju hingga perempat final Liga Champions sebelum disingkirkan Atletico Madrid.
Performa ini membuat Barcelona sangat ingin mempermanenkan status Rashford, bahkan sempat mengajukan tawaran renegosiasi nilai £26 juta tersebut.
Namun, pihak Manchester United menolak mentah-mentah dan bersikeras mempertahankan klausul tersebut.
Kedua klub kini akan mempercepat pembicaraan pasca-musim. Barcelona kemungkinan besar akan mengajukan opsi pinjaman lagi untuk musim depan jika negosiasi permanen tidak tercapai.
Sementara itu, Manchester United memiliki hak untuk memanggil kembali Rashford ke Old Trafford atau menegosiasikan transfer ke klub lain di Liga Inggris maupun Eropa.
Baca juga: Chelsea vs Manchester United: Bolong di Jantung Pertahanan, Setan Merah Andalkan Pemain Muda
Di internal Manchester United, situasi Rashford semakin rumit.
Klub berjuluk Setan Merah itu sedang berupaya memangkas tagihan gaji pemain-pemain bergaji tinggi seperti Casemiro dan Jadon Sancho.
Rashford sendiri pernah dipinjamkan ke Aston Villa musim lalu sebelum pindah ke Barcelona.
Sementara itu, pelatih Manchester United Michael Carrick sendiri enggan berkomentar panjang soal masa depan Rashford.
Carrick menegaskan bahwa hal ini akan dibahas pada waktunya.
"Ada keputusan yang harus diambil pada waktunya, dan Marcus termasuk di dalamnya," ucap Michael Carrick dikutip dari Daily Mail, pada Sabtu (18/4/2026).
"Saat ini belum ada keputusan apa pun. Dari perspektif saya, siapa pun yang ada di sini, saya ingin bekerja sama, mengeluarkan yang terbaik, dan membantu mereka berkembang," lanjutnya.
Ironisnya, United justru tengah membidik penyerang sayap kiri untuk musim panas ini.
Mereka dikaitkan dengan Yan Diomande dari RB Leipzig, meski Carrick belum memberikan komitmen resmi soal rekrutmen.
"Ada tahapan yang harus dilalui di musim panas. Ada keputusan yang harus dibuat, tapi semuanya butuh waktu," kata Carrick.
Bagi Rashford, ketidakpastian ini berpotensi memengaruhi persiapannya menuju Piala Dunia bersama Timnas Inggris di bawah Thomas Tuchel.
Ia akan tampil di turnamen tersebut tanpa kejelasan klub tempat bermain musim depan.
Sementara Barcelona tetap optimistis mempertahankan kontribusi Rashford yang krusial bagi gelar Liga Spanyol dan ambisi Eropa mereka.
Pembicaraan antara Manchester United dan Barcelona diprediksi semakin memanas dalam beberapa pekan mendatang.
Menarik dinantikan, akankah Rashford akan kembali ke Old Trafford, bertahan di Camp Nou, atau pindah ke klub baru.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)