TRIBUN-MEDAN.com - Tabiat buruk Syekh Ahmad Al Misry menjadi perbincangan setelah dilaporkan terkait kasus pelecehan santri laki-laki.
Kasus pelecehan ini ternyata sudah terjadi sejak tahun 2017 silam. Namun di tahun 2021, kebenaran kasus ini baru terungkap.
Melansir kanal YouTube Seleb Oncam News, Ustaz Abi Makki menuturkan bahwa Syekh Ahmad Al Misry sebenarnya sudah mengakui perbuatannya.
Pengakuan tersebut disampaikan saat disidang oleh para guru dan berjanji tak akan emngulanginya lagi.
"Dia minta maaf dan tidak mengulangi. Setelah itu tidak ada lagi kelanjutannya," kata Ustaz Abi Makki.
Baca juga: JAM TAYANG Chelsea Vs Manchester United Malam Ini, Berebut Tiket UCL, Kedua Tim Lagi Jeblok
Namun tampaknya janji Syekh Ahmad Al Misry tak ia tepati.
Syekh Ahmad Al Misry kembali melakukan pelecehan setelah Oki Setiana Dewi mewawancarai seorang korban yang merupakan santri.
Abi Makki pun membeberkan reaksi mengejutkan Oki Setiana Dewi kala itu.
Seolah sudah menjadi rahasia umu, Oki Setiana Dewi hanya mengatakan kalau pelaku ternyata belum sembuh.
"Ustazah Oki itu langsung sampaikan ke kami, simpel jawabannya, 'ternyata dia belum sembuh'," lanjut Ustaz Abi Makki.
Baca juga: Pria Berseragam TNI Tipu Pedagang di Sumedang, Bawa Lari Telur 250 Kg, Rugi Rp 7 Juta
Modus Syekh Ahmad Al Misry melecehkan santri laki-laki berawal dari iming-iming kuliah di Mesir.
"Disampaikan bahwa, mau enggak belajar ke ke Mesir? Ya namanya santri, harapannya pengin lah belajar di Timur Tengah. Ataupun kalau dengan hafiz Quran bersanad, sanad itu ke Rasulullah. Kan ada suatu kebanggaan," cerita Ustaz Abi Makki.
Para santri pun terkejut setelah melihat tindakan Syekh Ahmad Al Misry.
Pasalnya, sosok yang selama ini menjadi guru dan panutan justru melakukan perbuatan menyimpang.
"Ketika terjadi seperti itu, kaget. Kenapa ini kok seorang panutan melakukan hal ini?" kata Abi Makki.
Mirisnya, pelecehan dilakukan oleh Syekh Ahmad Al Misry di tempat ibadah.
Baca juga: Padahal Sempat Umumkan Dibuka, Iran Kini Nyatakan Pelayaran Selat Hormuz Masih Terbatas
"Yang paling mengerikan itu di tempat ibadah itu," kata Abi Makki.
Korbannya pun sudah banyak dan tersebar di berbagai daerah.
Mengenai bentuk pelecehan yang dilakukan, Abi Makki tak bisa menjelaskannya dengan detail.
"Pelecehan yang tak layak diungkap. Pokoknya sampai pelakunya itu, bahasa halusnya klimaks lah," ucap Ustaz Abi Makki.
Sosok Syekh Ahmad Al Misry
Syekh Ahmad Al Misry dikenal sebagai pendakwah asal Mesir.
Sosoknya kerap mengisi ceramah di berbagai acara keagamaan di Indonesia.
Syekh Ahmad Al Misry dikenal setelah didapuk meneruskan estafet dakwah mendiang Syekh Ali Jaber untuk duduk di kursi juri program kompetisi Hafiz Indonesia.
Akun Instagram pribadinya, @ahmad_almisry2, telah mengantongi lebih dari 30 ribu pengikut, tempat di mana ia rutin menebarkan untaian petuah bijak.
Mengenai kehidupan pribadi, tak banyak yang bisa dikorek dari sosok Syekh Ahmad Al Misry.
Dilaporkan atas Tuduhan Pelecehan Seksual
Syekh Ahmad Al Misry yang ramai disebut inisial SAM ini resmi dilaporkan terkait dugaan pelecehan terhadap santri laki-laki.
Tudingan tersebut tidak muncul begitu saja tanpa dasar.
Sebelumnya, kuasa hukum para korban, Benny Jehadu, telah memberikan sejumlah petunjuk terkait identitas terduga pelaku yang kini menjadi sorotan publik.
Dalam keterangannya kepada media, Benny menyebut bahwa sosok yang dilaporkan memiliki latar belakang sebagai seorang pendakwah yang cukup dikenal di tengah masyarakat luas.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku bukanlah figur asing di dunia pertelevisian, melainkan seseorang yang kerap tampil di layar kaca.
“Terduga pelaku merupakan langganan pengisi acara religi Damai Indonesiaku di salah satu televisi swasta,” ungkap Benny Jehadu.
Sementara itu, program religi Damai Indonesiaku sendiri dikenal sebagai salah satu tayangan dakwah yang cukup populer dan secara rutin menghadirkan berbagai penceramah dari berbagai latar belakang.
(Tribun-Medan.com)