TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sribawono- Ribuan masyarakat menyesaki arena festival UMKM dan Pasar 1001 Malam yang di launching Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, di lapangan merdeka Sribawono, Jumat (18/04/2026) malam.
Perhelatan akbar yang diikuti 1.500 lebih pelaku UMKM itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur.
Festival UMKM yang perdana digelar sejak berdirinya Kabupaten Lampung Timur ini mengusung tema "Bumi Tuwah Bepadan untuk Nusantara".
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza ikut berbaur bersama masyarakat dalam launching Festival UMKM ini.
Gubernur hadir didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Ketua TP PKK Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi, jajaran Forkopimda, serta para pejabat daerah dan tamu undangan.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Hal ini, kata Ela, menjadi bukti bahwa gotong royong menjadi kekuatan untuk mewujudkan cita-cita bersama.
"Keterbatasan anggaran bukan jadi hambatan. Ini bisa terwujud karena gotong royong pak Gub. Ini menjadi kekuatan utama kita dalam membangun Lampung Timur. ” terang Ela.
Ela memastikan, dalam ajang festival UMKM Bumi Tuwah Bepadan untuk Nusantara ini sebanyak 1.500 UMKM turut ambil bagian sebagai wujud nyata kekuatan ekonomi lokal.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi tanpa terhambat oleh keterbatasan anggaran.
“Kekurangan anggaran bukan menjadi persoalan utama. Yang terpenting adalah kreativitas, inovasi, dan kerja sama seluruh pihak untuk membangun Lampung Timur yang lebih baik,” ujarnya.
Bupati Ela juga memaparkan capaian revenue di arena festival UMKM dan Pasar 1001 malam ini.
Jumlah pengunjung terus meningkat, mulai dari 31.500 orang di hari pertama, 35.100 orang di hari kedua, hingga sekitar 36.000 orang di hari ketiga.
"Dari sisi transaksi, perputaran ekonomi mencapai ratusan juta rupiah dalam beberapa hari pelaksanaan," papar Ela.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur.
Ia menilai, di usia ke-27 tahun, Lampung Timur berada pada momentum terbaik untuk melakukan lompatan besar pembangunan.
Gubernur Mirza bahkan menyebut Lampung Timur sebagai daerah tersubur di Lampung.
Menurut Mirza, UMKM harus menjadi pondasi kuat ekonomi daerah.
Hal ini sebagaimana telah dilakukan Kabupaten Lampung Timur melalui festival UMKM dan Pasar 1001 malam yang melibatkan lebih dari seribu pelaku UMKM.
"Kita dorong agar naik kelas, lebih berkualitas, dan mampu bersaing,” kata Gubernur. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/end)