35 Lembaga Mahasiswa di Kaltim Bakal Ikut Aksi Demo 21 April
Miftah Aulia Anggraini April 18, 2026 02:08 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sedikitnya 35 lembaga mahasiswa di Kalimantan Timur dipastikan akan turun dalam aksi unjuk rasa pada 21 April mendatang.

Konsolidasi lintas kampus ini memperkuat gelombang protes terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim mencatat, puluhan lembaga mahasiswa tersebut telah menyatakan sikap dan siap merapatkan barisan dalam aksi yang dipusatkan di depan Gedung DPRD Kaltim.

Gerakan yang dimotori oleh aliansi ini saat ini masih mematangkan koordinasi teknis di lapangan, termasuk pemetaan massa dan kesiapan logistik aksi.

Baca juga: Koordinator Demo 21 April Tanggapi Kritik Tim Gubernur Kaltim Atas Berdirinya Posko di Lembuswana

Humas Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Bella, menyebutkan bahwa antusiasme mahasiswa terus meningkat seiring proses konsolidasi yang dilakukan secara bertahap.

"Untuk eskalasi yang tercatat waktu terakhir konsolidasi lanjutan dan teknis lapangan, itu terdapat 35 lebih lembaga-lembaga yang bergabung," jelas Bella kepada TribunKaltim.co, Sabtu (18/4/2026).

Meski demikian, jumlah pasti massa yang akan turun ke jalan masih dalam tahap pendataan.

Aliansi menilai akurasi data penting untuk memastikan kekuatan riil di lapangan saat aksi berlangsung.

Baca juga: Jelang Aksi 21 April, Kapolda Kaltim Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas Samarinda

Puluhan lembaga mahasiswa tersebut berasal dari berbagai kampus di Kalimantan Timur.

Di antaranya Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), hingga perwakilan mahasiswa dari Kutai Kartanegara.

Tidak hanya mahasiswa, aksi ini juga akan melibatkan masyarakat umum dari berbagai daerah yang memiliki keresahan serupa terhadap kebijakan pemerintah daerah.

"Sisanya adalah masyarakat umum, masyarakat aliansi, ada dari Balikpapan, ada dari Kutim juga," tambahnya.

Baca juga: Kapolda Kaltim Minta Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Jelang Aksi 21 April

Partisipasi 35 lembaga mahasiswa ini semakin memperbesar skala aksi.

Sebelumnya, sedikitnya 75 organisasi dari unsur LSM, organisasi masyarakat, majelis taklim, hingga kelompok penyandang disabilitas telah lebih dulu mengonfirmasi keikutsertaan.

Massa dari berbagai wilayah seperti Balikpapan, Samboja, Muara Badak, Tenggarong, hingga Kutai Timur dijadwalkan berkumpul di Samarinda untuk menyuarakan aspirasi mereka. 

Dalam aksi 21 April nanti, aliansi membawa tiga poin tuntutan krusial yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim. 

Baca juga: Fakta-Fakta Demo Kaltim 21 April di Samarinda: Tuntutan Massa hingga Banjir Dukungan Masyakarat

Berikut tuntutan yang bakal dibawa oleh Aliansi Perjuangan Masyrakat Kalimantan Timur :

  • Audit Kebijakan Anggaran, Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan anggaran Pemprov Kaltim, khususnya pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar dan rencana renovasi rumah jabatan sebesar Rp25 miliar yang dinilai tidak mendesak.
  • Pemberantasan KKN, Aliansi Mendesak penghentian total praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme di lingkungan pemerintahan.
  • Optimalisasi Pengawasan DPRD, mereka meminta DPRD Kaltim menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, independen, dan berpihak pada rakyat. (*)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.