Melonjak Drastis! Harga Pertamina Dex di Cilegon Tembus Rp 23.900 dan Pertamax Turbo Rp 19.400/Liter
Wawan Perdana April 18, 2026 04:59 PM

Laporan TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON-Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi kembali terjadi. Kali ini, lonjakan signifikan terpantau pada jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex di SPBU Krenceng, Kota Cilegon, Sabtu (18/4/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, penyesuaian harga sudah diberlakukan sejak dini hari.

Kenaikan tersebut terbilang cukup tajam dan langsung berdampak pada konsumen tertentu, khususnya pengguna kendaraan dengan spesifikasi bahan bakar tinggi.

Pengawas SPBU Krenceng, Noviana, membenarkan bahwa perubahan harga sudah berlaku sejak pukul 00.00 WIB.

“Sudah berlaku dari jam 12 malam tadi,” ujar Noviana saat ditemui wartawan Tribunbanten.com di lokasi pada Sabtu siang.

Ia merinci, harga Pertamax Turbo mengalami lonjakan dari sebelumnya Rp 13.100 per liter menjadi Rp 19.400 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex, jenis solar non subsidi, naik lebih tinggi, dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.

Menurut Noviana, meskipun kenaikan harga cukup signifikan, konsumsi Pertamax Turbo di SPBU tersebut memang relatif rendah.

“Di sini jarang yang beli Pertamax Turbo, biasanya hanya pengguna motor gede (moge),” katanya.

Berbeda dengan Pertamina Dex yang justru memiliki pelanggan lebih banyak.

BBM jenis ini umumnya digunakan oleh kendaraan diesel kelas menengah hingga berat.

“Kalau Pertamina Dex lumayan konsumennya, lebih banyak dari Turbo. Biasanya mobil seperti Fortuner, Pajero, sampai forklift pakai Pertamina Dex,” jelasnya.

Namun demikian, di tengah lonjakan harga tersebut, stok kedua jenis BBM non subsidi itu justru sedang kosong di SPBU Krenceng.

“Untuk saat ini Pertamax Turbo dan Pertamina Dex sedang kosong, karena pompa pengisian di sini sedan rusak,” tambahnya.

Noviana juga menjelaskan bahwa fluktuasi harga BBM non subsidi merupakan hal yang lazim terjadi karena mengikuti mekanisme pasar.

“BBM yang naik ini kan BBK (bahan bakar khusus), memang biasa naik turun mengikuti harga pasar,” ujarnya.

Sementara itu, untuk BBM jenis lain seperti Pertamax dan Pertalite, ketersediaan di SPBU Krenceng masih terpantau aman dan lancar tanpa kendala distribusi.

Pantauan TribunBanten.com di lapangan menunjukkan tidak adanya antrean panjang akibat kenaikan harga ini.

Aktivitas pengisian BBM pun berlangsung normal, mengingat mayoritas pengguna di lokasi masih mengandalkan BBM subsidi maupun non subsidi dengan harga lebih terjangkau.

Kenaikan harga BBM non subsidi ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian, terutama bagi pelaku usaha dan pengguna kendaraan diesel yang cukup bergantung pada Pertamina Dex.

Berita Terkait : 

Baca juga: Resmi Naik! Ini Daftar Lengkap Harga BBM Terbaru Banten Mulai Sabtu 18 April 2026

Baca juga: Resmi Naik! Ini Daftar Lengkap Harga BBM Terbaru Banten Mulai Sabtu 18 April 2026

Baca juga: Apa Keunggulan Pertamax Turbo? Harganya Resmi Naik Melesat Jadi Rp19.400

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.