Kronologi TNI Gadungan di Sumedang Gondol 250 Kg Telur Total Rp7,2 Juta, Modus Istri Kerja di Bank
Sinta Darmastri April 18, 2026 05:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah insiden penipuan yang merugikan pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, mendadak menjadi sorotan di jagat maya. Seorang pria yang mengenakan seragam TNI diduga kuat telah membawa lari telur seberat 250 kilogram, meninggalkan kerugian hingga jutaan rupiah bagi korbannya.

Kisah pilu ini mencuat ke publik setelah akun X @papua_muslim95 mengunggah kronologi kejadian beserta foto kendaraan yang digunakan pelaku. Dalam unggahannya, akun tersebut memperingatkan masyarakat agar lebih waspada.

“Hati-hati terhadap orang ini, kronologinya datang dengan modus membeli telur kepada adik saya sebanyak kurang lebih 250 kg dengan total Rp7.290.000, dan pembayaran akan ditransfer setelah barang datang di Kecamatan Pamulihan,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Siasat Matang di Kantor Kecamatan

Aksi penipuan ini bermula pada Selasa (14/4/2026) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku mendatangi korban dengan gaya meyakinkan untuk memesan telur dalam jumlah besar. Guna memupus keraguan korban, pria berseragam tersebut menjanjikan pelunasan via transfer bank begitu barang sampai di lokasi yang ditentukan, yakni kantor Kecamatan Pamulihan.

Wibawa seragam yang dikenakan pelaku rupanya berhasil mengelabui banyak pihak. Setibanya di kantor kecamatan, ia berakting seolah memiliki otoritas tinggi hingga disambut hangat oleh petugas di sana. Kepada pegawai kecamatan, ia berdalih bahwa ratusan kilo telur itu akan digunakan untuk keperluan bazar sembako murah.

Kejanggalan mulai terendus saat pelaku meminta telur-telur yang sudah diturunkan untuk dipindahkan kembali ke dalam mobil pribadinya, sebuah Honda CR-V putih dengan pelat nomor F 1147 QL yang belakangan diketahui sebagai pelat palsu.

Baca juga: Pria Nyamar jadi TNI Gadungan, ASN di Depok Kena Tipu, Duit Rp 38 Juta Ludes, Terungkap Motifnya

Umpan "Bu Ida" dan Pelarian Pelaku

Demi melancarkan pelariannya, pelaku menyusun skenario terakhir. Ia meminta korban untuk mengambil uang pembayaran di Bank BRI Unit Cimanggung dengan dalih harus menemui istrinya yang bernama "Bu Ida", yang diklaim bekerja di bank tersebut.

Tanpa curiga, korban berangkat ke bank didampingi seorang pegawai kecamatan. Namun, kenyataan pahit harus diterima sesampainya di sana. Pihak bank mengonfirmasi bahwa tidak ada pegawai bernama Bu Ida. Saat itulah korban sadar telah menjadi korban tipu daya, sementara pelaku sudah menghilang tanpa jejak bersama seluruh muatan telur.

Baca juga: SOSOK TNI Gadungan di Banten, Nipu Sudah 10 Tahun, Pernah Jadi Nakes Palsu Demi Dapat Kerjaan

Penyelidikan Intensif Pihak Kepolisian

Saat ini, aparat kepolisian tengah bekerja keras melacak keberadaan pelaku. Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, membenarkan bahwa laporan terkait kasus ini sudah masuk dan sedang didalami.

"Laporannya sudah masuk ke Polsek Pamulihan, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Tanwin, Jumat (17/4/2026) sore.

Hal senada diungkapkan oleh Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto. Ia memastikan bahwa pihaknya tengah menelusuri identitas pelaku yang diduga kuat merupakan anggota TNI gadungan.

"Benar di Pamulihan, kejadiannya pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.00 WIB," kata Tri Sunu.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus serupa. AKP Tanwin Nopiansah menegaskan pentingnya penyelidikan ini agar tidak ada warga lain yang terperdaya oleh oknum bermodus seragam institusi.

"Lagi penyelidikan, pelaku diperkirakan (TNI) gadungan," tegas Tanwin menutup keterangannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.