Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Jembatan di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan akhirnya mulai diperbaiki setelah lama dinantikan warga.
Perbaikan dilakukan dengan membongkar jembatan lama dan membangun jembatan baru secara permanen, yang diharapkan dapat mengatasi banjir yang selama ini kerap merendam permukiman warga di sekitarnya.
Hal ini terjadi karena gorong-gorong yang terdapat di bawah jembatan tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.
Akibatnya, air meluap hingga setinggi pinggang orang dewasa dan merendam permukiman warga.
Dengan pembangunan ulang jembatan secara permanen tanpa gorong-gorong, diharapkan permasalahan banjir tidak lagi terjadi setelah jembatan kembali difungsikan.
Usulan Perbaikan Jembatan
Mantan Kepala Desa yang juga merupakan warga yang rumahnya kerap terendam banjir, Soherman, mengaku telah berulang kali mengusulkan perbaikan jembatan tersebut.
Usulan itu disampaikan langsung ke pemerintah pusat, mengingat jalan tersebut merupakan kewenangan kementerian.
Setiap kali banjir terjadi, ia juga mengirimkan dokumentasi kepada pihak balai.
“Foto banjir langsung saya kirimkan ke pihak balai, di sini alhamdulillah direspons oleh pemerintah karena kawasan ini memang sering terjadi banjir,” ujar Soherman saat diwawancarai wartawan TribunBengkulu.com, Sabtu (18/4/2026).
Pengakuan Soherman Saat Banjir
Adapun Soherman menjelaskan bahwa banjir biasanya terjadi saat hujan deras berlangsung cukup lama, sekitar dua jam.
Air kemudian menggenangi rumahnya hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Tidak hanya rumahnya, sejumlah rumah di sekitar jembatan juga terdampak, bahkan lahan pertanian warga turut terendam saat hujan deras.
“Mudah-mudahan dengan jembatan baru ini nantinya tidak lagi terjadi banjir,” harap Soherman.
Warga berharap pembangunan jembatan ini benar-benar menjadi solusi jangka panjang sehingga aktivitas masyarakat kembali normal tanpa dihantui banjir saat musim hujan tiba.