Harga Terbaru LPG 12 Kg per 18 April 2026, Rp 228 Ribu di Jateng hingga Bali
Tiara Shelavie April 18, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah kenaikan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, PT Pertamina Persero juga merilis harga terbaru LPG (Liquified Petroleum Gas) nonsubsidi per Sabtu, 18 April 2026. 

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan harga BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik di laman resminya.

Harga BBM Pertamax Turbo kisaran Rp19.400-Rp20.250 per liter, Dexlite Rp23.600-Rp24.650 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.700-Rp24.950 per liter.

Kenaikan tersebut, dilakukan ketika harga minyak dunia melonjak imbas konflik di Timur Tengah.

Bersamaan dengan itu, Pertamina juga merilis harga produk Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg.

Bright Gas 12 Kg merupakan produk LPG nonsubsidi dari PT Pertamina yang dikemas dalam tabung (berat tabung 15,1 Kg).

Dikutip dari pertaminapatraniaga.com pada Sabtu sore pukul 17.00 WIB, harga LPG 12 Kg di angka Rp 230 ribu untuk wilayah Provinsi Aceh, Sumatra Utara, hingga Jambi.

Sementara di Jawa Tengah, DKI Jakarta, hingga Jawa Timur berkisar Rp 228.000.

Paling tinggi, harga Bright Gas 12 Kg mencapai Rp 285 ribu untuk wilayah Maluku dan Jayapura, Papua.

Baca juga: Lonjakan Harga BBM Nonsubsidi Kerek Minat Masyarakat Beli EV? Ini Kata Pengamat

Update Harga LPG Nonsubsidi Terbaru per tanggal 18 April 2026

Provinsi

BrightGas 12kg

BrightGas 5,5 kg
Prov. Aceh 230,000 111,000
Prov. Sumatera Utara 230,000 111,000
Prov. Sumatera Barat 230,000 111,000
Prov. Riau 230,000 111,000
Prov. Kepulauan Riau 230,000 111,000
Free Trade Zone (FTZ) Batam 208,000 100,000
Prov. Jambi 230,000 111,000
Prov. Bengkulu 230,000 111,000
Prov. Sumatera Selatan 230,000 111,000
Prov. Bangka-Belitung 238,000 114,000
Prov. Lampung 230,000 111,000
Prov. DKI Jakarta 228,000 107,000
Prov. Banten 228,000 107,000
Prov. Jawa Barat 228,000 107,000
Prov. Jawa Tengah 228,000 107,000
Prov. DI Yogyakarta 228,000 107,000
Prov. Jawa Timur 228,000 107,000
Prov. Bali 228,000 107,000
Prov. Nusa Tenggara Barat 228,000 107,000
Prov. Nusa Tenggara Timur *) *)
Prov. Kalimantan Barat 238,000 114,000
Prov. Kalimantan Tengah 238,000 114,000
Prov. Kalimantan Selatan 238,000 114,000
Prov. Kalimantan Timur 238,000 114,000
Prov. Kalimantan Utara (Tarakan) 265,000 124,000
Prov. Sulawesi Utara 238,000 114,000
Prov. Gorontalo 238,000 114,000
Prov. Sulawesi Tengah 230,000 111,000
Prov. Sulawesi Tenggara 238,000 114,000
Prov. Sulawesi Selatan 230,000 111,000
Prov. Sulawesi Barat *) *)
Prov. Maluku (Ambon) 285,000 134,000
Prov. Maluku Utara *) *)
Prov. Papua (Jayapura) 285,000 134,000
Prov. Papua Barat *) *)
Prov. Papua Selatan *) *)
Prov. Papua Pegunungan *) *)
Prov. Papua Tengah *) *)
Prov. Papua Barat Daya *) *)

 

Ketentuan:

  • Harga Jual ex-Agen (Rp/Tabung) untuk refill berlaku untuk wilayah dengan radius 60 Km dari Stasiun Pengisian Bulk LPG (SPBE). 
  • Di mana untuk harga jual di lokasi di luar radius 60 Km ditambah dengan biaya distribusi dengan tarif yang wajar. 

Harga Elpiji 12 Kg Dikabarkan Naik

Kabar kenaikan harga LPG nonsubsidi di beberapa daerah Jabodetabek ditanggapi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Bahlil menilai, kenaikan harga elpiji 12 Kg adalah hal wajar karena merupakan produk nonsubsidi, mengikuti mekanisme pasar.

Dikutip Kompas.com, Bahlil mengatakan, elpiji 12 Kg merupakan jenis elpiji nonsubsidi, sehingga memang diperuntukkan bagi masyarakat mampu.

"Saya mau tanya, kalau nonsubsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Orang mampu kan," ucapnya Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, masyarakat mampu diharapkan dapat berkontribusi dengan menggunakan energi nonsubsidi. 

"Gini loh, negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu, itu saja kok," imbuhnya.

Sementara itu, Bahlil memastikan, harga elpiji tabung 3 kg yang memang elpiji subsidi tidak naik di tengah dinamika geopolitik global.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.