Bahaya Rem Blong pada Motor Matik, Ini Tips Aman Berkendara
Abd Rahman April 18, 2026 07:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM- Rem blong pada motor matik menjadi salah satu risiko yang kerap terjadi, terutama saat melintasi jalan menurun. Kondisi ini berbahaya karena bisa berujung kecelakaan hingga korban jiwa.

Berbeda dengan motor manual, pengendara motor matik tidak bisa mengandalkan engine brake secara maksimal. Karena itu, pemahaman teknik pengereman sangat penting.

Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal, mengatakan rem blong umumnya terjadi akibat suhu rem yang terlalu panas.

Baca juga: SPPG Mamuju Tengah Belum Dapat Kabar Dapat Motor MBG atau Tidak

Baca juga: Kampas Rem Cakram Jelek Bisa Renggut Nyawa, Begini Cara Deteksinya Agar Aman di Jalan

“Rem motor matik blong karena suhu rem terlalu panas, sehingga minyak rem menimbulkan gelembung udara dan menyebabkan rem tidak berfungsi optimal,” ujarnya, dikutip dari GridOto, Sabtu (18/4/2026)

Ia menjelaskan, salah satu tanda awal rem mulai bermasalah adalah perubahan respons saat ditekan.

“Kalau di awal tekan sedikit sudah pakem, tapi lama-lama harus ditekan lebih dalam, itu tandanya suhu rem mulai panas dan berpotensi blong,” jelasnya.

Untuk mencegah hal tersebut, pengendara disarankan tidak menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan terus-menerus.

“Gunakan rem secara bergantian agar suhu tetap terjaga dan kinerja pengereman tetap optimal,” tambahnya.

Secara teknis, panas berlebih dapat memicu munculnya gelembung udara di dalam minyak rem. Padahal, minyak rem berfungsi mendorong piston dan kampas rem agar menjepit cakram.

Jika terdapat udara, tekanan dari tuas rem tidak tersalurkan dengan baik sehingga pengereman menjadi tidak efektif.

Akibatnya, meski tuas rem ditekan, motor tidak bisa berhenti dengan maksimal atau bahkan mengalami rem blong.

Pengendara juga disarankan untuk beristirahat sejenak di tempat aman setelah melewati turunan panjang. Hal ini bertujuan agar suhu sistem pengereman kembali normal dan tetap aman digunakan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.