TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Insiden kebakaran bus Trans Jateng di ruas Jalan S Parman, Kota Semarang, pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat parah.
Rizky, seorang pengendara yang saat itu kebetulan melintas di Jalan S Parman, mengaku melihat langsung momen menegangkan ketika asap hitam mulai mengepul keluar dari bagian kanan belakang armada bus.
Situasi di lokasi kejadian yang semula normal mendadak berubah menjadi panik.
Baca juga: Lintasi Pegunungan, Bus Trans Jateng Rute Magelang - Temanggung Bakal Beroperasi
“Saya lagi lewat situ, tiba-tiba lihat asap hitam tebal dari bus. Saya lihat orang turun dari bus pas asap ngepul, mungkin penumpang,” ujarnya saat memberikan kesaksian.
Menurut Rizky, suasana kepanikan tersebut beruntung tidak berlangsung terlalu lama karena petugas armada Trans Jateng terlihat sangat sigap menangani kondisi darurat di lapangan.
Ia melihat dengan jelas bagaimana petugas berlari tergesa-gesa sambil membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mengantisipasi agar kebakaran tidak semakin membesar.
“Gak lama ada petugas lari bawa apar,“ ujarnya menambahkan.
Meski api bisa segera ditangani dengan cepat, kejadian tersebut diakui sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sepanjang ruas Jalan S Parman.
Laju kendaraan yang melintas seketika melambat.
Bahkan, insiden ini sempat menjadi tontonan warga dan para pengguna jalan yang kebetulan melintas, sehingga memicu terjadinya antrean kendaraan yang cukup panjang.
“Jadi macet, kendaraan pada ngerem dan pelan semua,” kata dia.
Namun demikian, pihak berwenang memastikan bahwa sama sekali tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa mengejutkan itu. (Rad)