Joko Catur Korban Kecelakaan Helikopter Asal Klaten, Selama Ini Tinggal di Pontianak
Ryantono Puji Santoso April 18, 2026 08:32 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Joko Catur Prasetyo Sulistyo Wibowo (45), salah satu korban kecelakaan helikopter di Kalimantan Barat, memang berasal dari Klaten.

Namun, ia tidak tinggal di Klaten, melainkan di Pontianak bersama keluarganya.

Selama ini, Joko Catur pulang ke Klaten setahun sekali saat momen Lebaran 2026.

Hal ini diungkapkan Kepala RW setempat, Slamet Riyadi, kepada TribunSolo.com.

“Paling ke sini (pulang) setahun sekali saat Lebaran. Kemarin waktu ibunya sakit dia pulang, cuma satu hari, terus besoknya pulang lagi,” ujar Slamet.

“(Terakhir pulang) Lebaran kemarin,” imbuhnya.

Almarhum Joko diketahui telah tinggal bersama keluarga di Pontianak.

Baru Satu Tahun Bekerja 

Joko Catur diketahui sedang dalam kegiatan kerja saat mengalami kecelakaan tersebut.

Ia merupakan Plantation Head di KPN.

Sementara itu, KPN merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor pertanian kelapa sawit.

Hal ini tertulis dalam karangan bunga ucapan duka cita di sekitar rumah duka.

Baca juga: Kesaksian Ketua RW Korban Helikopter Asal Klaten, Satu Tahun Bekerja di KPN

Ketua RW setempat yang juga orang dekat almarhum, Slamet Riyadi, mengatakan bahwa Joko belum lama bekerja di perusahaan tersebut.

“(Terakhir kerja) di PT KPN, dia pindah dari PT BGA. Di KPN sekitar satu tahun, sebelumnya lama di BGA,” ujarnya.

Mengangkut 8 Orang

Almarhum Joko meninggalkan satu istri dan tiga anak.

Sebelumnya, insiden kecelakaan terjadi saat helikopter tersebut tengah menjalankan operasional untuk KPN Plantation pada Kamis (16/4/2026).

Helikopter dengan kode registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Helikopter berjenis Airbus H130 tipe H-130T2 tersebut mengangkut delapan orang, yang terdiri dari Capt. Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot).

Joko menjadi salah satu penumpang bersama lima orang lain, yakni Patrick, Victor, Charles, Fauzie, dan Sugito.

Pelayat Berdatangan

Suasana rumah duka korban kecelakaan helikopter mulai banyak didatangi pelayat, dan karangan bunga berjejer di Perumahan Glodogan Indah, Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Sabtu (18/4/2026).

Joko Catur Prasetyo Sulistyo Wibowo (45) merupakan salah satu korban yang ditemukan meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Insiden kecelakaan terjadi saat helikopter tersebut tengah menjalankan operasional untuk KPN Plantation pada Kamis (16/4/2026).

Helikopter dengan kode registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Helikopter berjenis Airbus H130 tipe H-130T2 tersebut mengangkut delapan orang, yang terdiri dari Capt. Marindra W (pilot), Harun Arasyd (co-pilot), serta enam penumpang, yakni Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.

Karangan Bunga Berjejer

Pantauan TribunSolo.com, rumah duka mulai dipadati pelayat di Gang Wira Bhakti V, RT 09/RW 07, Perumahan Glodogan Indah.

Karangan bunga ucapan duka cita juga terlihat berjejer di sekitar rumah duka.

Informasi yang dihimpun, jenazah korban akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan.

Jenazah korban dibawa menggunakan pesawat dan tiba di Yogyakarta sekitar pukul 15.49 WIB.

Rencana pemakaman akan berlangsung di pemakaman baru Desa Glodogan pukul 17.00 WIB. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.