BPJS Kesehatan hadir sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam akses pelayanan kesehatan yang merata
Pariaman (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra Ade Rezki Pratama terus mendorong pemerintah baik pusat maupun daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan guna memastikan perlindungan jaminan sosial yang optimal di tengah masyarakat.
"Pemahaman masyarakat terhadap BPJS Kesehatan serta hak dan kewajiban sebagai peserta masih perlu ditingkatkan," kata Ade saat sambutan melalui video konferensi pada Sosialisasi JKN di Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu.
Ia mengatakan, BPJS Kesehatan hadir sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam akses pelayanan kesehatan yang merata.
Namun, ia mengakui bahwa pemahaman masyarakat bahkan mengenai prosedur dan tata cara kepesertaan masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi.
"Oleh karena itu, sangat penting agar informasi yang benar dan menyeluruh dapat diterima oleh masyarakat," katanya.
Melalui sosialisasi, lanjutnya masyarakat diharapkan mampu memahami manfaat kepesertaan, alur prosedur pelayanan, serta pentingnya membayar iuran secara rutin demi menjaga keberlangsungan program JKN dalam melindungi masyarakat.
Ia juga menyinggung capaian kepesertaan JKN di Kabupaten Padang Pariaman sebagai salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.
Ia menyebutkan data capaian kepesertaan JKN hingga Semester II tahun 2025 dari jumlah penduduk di Padang Pariaman mencapai 460.452 jiwa. Kepesertaan JKN di kabupaten tersebut baru 86,17 persen atau 396.756 orang.
Dari jumlah peserta tersebut, lanjutnya hanya 278.663 jiwa yang aktif atau 61,98 persen. Padahal untuk mencapai Universal Corverage Health (UHC) realisasi kepesertaan 98 persen dan keaktifan kepesertaan 80 persen.
Ia meminta masyarakat agar selalu mengaktifkan kepesertaan JKN sehingga dapat menikmati manfaat sebagai peserta karena jika tiba-tiba mengalami kendala kesehatan maka bisa mendapatkan pelayanan medis dari tingkat klinik, puskesmas, hingga rumah sakit tanpa mempengaruhi keuangan keluarga
"Tidak ada orang yang ingin sakit dan tidak ada yang mengetahui kapan dirinya sakit, oleh karena itu kepesertaan JKN harus selalu aktif," tambahnya.





