PASAR Turis Makassar Jadi Target Strategis, Denpasar Tawarkan Pengalaman Baru di Bali
Anak Agung Seri Kusniarti April 19, 2026 12:35 AM

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar, menetapkan Makassar sebagai salah satu target strategis dalam pengembangan pasar wisata domestik.

Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Table Top Promosi Pariwisata Kota Denpasar yang digelar pada 16 April 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemilihan Makassar didasarkan pada perannya, sebagai hub utama Indonesia Timur dengan karakter wisatawan yang aktif dan didominasi oleh repeat traveler ke Bali.

Kondisi ini membuka peluang bagi Denpasar, untuk menghadirkan pendekatan promosi yang lebih relevan, yakni menawarkan pengalaman baru yang lebih autentik dan berbasis budaya.

Baca juga: Wayan Koster Resmikan Gedung MUI Provinsi Bali di Denpasar, Telan Dana Hingga Rp 3,6 Miliar

Baca juga: Ditengah Konflik Geopolitik Timur Tengah Okupansi di Kawasan The Nusa Dua Stabil

Kegiatan ini dihadiri oleh 77 buyer yang terdiri dari travel agent, corporate, dan influencer di Makassar, serta mempertemukan mereka dengan 15 pelaku industri pariwisata dari Kota Denpasar dalam format business to business (B2B).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar menyampaikan, bahwa strategi promosi yang dilakukan saat ini tidak lagi berfokus pada pengenalan destinasi, melainkan pada penguatan nilai pengalaman wisata.

“Makassar kami lihat sebagai pasar yang strategis dan sudah sangat mengenal Bali. Oleh karena itu, kami menawarkan sesuatu yang berbeda, yaitu pengalaman yang lebih autentik, lebih lokal, dan lebih bermakna melalui Denpasar sebagai jantung budaya Bali,” ujarnya. 

Sebagai kota yang merepresentasikan kehidupan budaya Bali yang aktif, Denpasar menawarkan beragam pengalaman yang tidak hanya bersifat atraktif, tetapi juga partisipatif.

Wisatawan dapat menikmati interaksi langsung dengan tradisi, kuliner lokal, hingga aktivitas masyarakat yang berlangsung dalam keseharian kota.

Dalam kegiatan ini, para buyer mendapatkan kesempatan untuk menjajaki berbagai produk wisata yang dapat langsung dikembangkan menjadi paket, mulai dari cultural experience, wisata kota, hingga potensi perjalanan kelompok dan MICE yang terus berkembang.

Selain itu, Pemerintah Kota Denpasar juga memperkenalkan Calendar of Event (CoE) Kota Denpasar 2026 sebagai salah satu daya tarik utama yang dapat mendorong kunjungan ulang wisatawan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi mampu menghasilkan kerjasama nyata antara pelaku industri, sehingga dapat berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Denpasar,” tambahnya.

Didukung oleh konektivitas penerbangan antara Makassar dan Denpasar, melalui berbagai maskapai penerbangan, akses menuju Denpasar semakin mudah dan efisien, baik untuk perjalanan wisata maupun kegiatan bisnis.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar optimistis dapat memperluas jangkauan pasar domestik, memperkuat posisi Denpasar sebagai destinasi berbasis pengalaman dan budaya, serta mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di masa mendatang. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.