TRIBUNKALTARA.COM - Saat Inter Milan sukses memastikan tiket ke Liga Champions musim 2026/2027, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri justru buru-buru ucapkan selamat untuk Cristian Chivu yang meraih Scudetto.
Kemenangan atas Cagliari telah memastikan Inter Milan secara matematis bakal berlaga di Liga Champions musim depan, Sabtu (18/4/2026).
Pasalnya, dengan koleksi 78 poin di papan klasemen sementara Liga Italia, Inter Milan tak bisa lagi terlempar dari 4 besar.
Selain memastikan tiket ke Liga Champions, Nerazzurri juga perlahan mendekatkan diri dengan Scudetto, berkat keunggulan 12 poin dari Napoli.
Hasil yang diraih Inter Milan ini, rupanya mendapat perhatian khusus dari pelatih rival, Massimiliano Allegri.
Allenatore AC Milan itu bahkan mengucapkan selamat kepada pelatih Inter Milan, Cristian Chivu yang dianggap telah memenangkan Scudetto musim ini.
"Patut diberikan apresiasi kepada Chivu karena memenangkan Scudetto di tahun pertama adalah sumber kebanggaan yang besar," kata Allegri saat konferensi pers menjelang perntadingan AC Milan melawan Hellas Verona.
Allegri merasa Inter Milan memang layak menargetkan Scudetto musim ini meskipun Cristian Chivu sempat menyindir soal target finish di Liga Champions.
"Kita harus memahami dalam konteks apa dia mengatakannya, namun saya pribadi hanya ingin memberikan selamat kepada Cristian Chivu atas pekerjaan luar biasa yang telah ia lakukan," ungkap pelatih berusia 58 tahun itu.
Baca juga: Momen Pelampiasan Barella, Dedikasi untuk Gattuso, Dekatkan Inter Milan dengan Scudetto
Sebenarnya sejak awal bergulirnya musim 2025/2026, Inter Milan memang menargetkan Scudetto setelah kegagalan menyakitkan musim lalu dengan kalah satu poin.
Tetapi, Cristian Chivu tak pernah berbicara soal Scudetto demi menjaga motivasi dan mentalitas timnya.
Sedangkan Massimiliano Allegri juga selalu menampik soal target Scudetto AC Milan.
Kendati diuntungkan minimnya jadwal pertandingan dengan hanya berlaga di kompetisi domestik, Allegri tetap tak menargetkan AC Milan finish meraih Scudetto musim ini.
Allegri kerap menegaskan finish di zona Liga Champions musim ini sebagai target paling realistis AC Milan.
Memang, Rossoneri sempat bersaing ketat dengan Inter Milan di papan klasemen, hingga mencuatkan harapan Scudetto bagi publik San Siro.
Tetapi Allegri sampai hari ini tetap ngotot menggarisbawahi target AC Milan bukanlah memenangkan Scudetto.
"Ada suatu momen di mana kami semua di AC Milan bermimpi untuk memenangkan Scudetto," kata Allegri.
"Saya rasa wajar jika Inter Milan menjadikannya Scudetto sebagai target karena tahun lalu mereka gagal meraihnya hanya selisih satu poin. Ini akan menjadi gelar ketiga mereka dalam enam tahun terakhir, di mana dalam periode tersebut mereka juga berhasil menembus dua final Liga Champions," ujarnya menambahkan.
Allenatore asal Italia ini menilai musim ini AC Milan memang tak layak menargetkan Scudetto lantaran musim lalu finish di luar zona Eropa.
Musim ini adalah momen berbenah bagi AC Milan untuk kembali ke Liga Champions, mengingat kehilangan kesempatan bermain di kompetisi elite Eropa akan berdampak buruk bagi mentalitas timnya.
"Bagi kami, kembali bermain di Liga Champions akan menjadi hasil yang baik, musim depan harus meningkatkan hasil yang diraih musim ini, dan tahun setelahnya meningkatkan lagi, sampai akhirnya bisa bersaing memperebutkan Scudetto setiap tahun," jelas Allegri.
Allegri menegaskan tak mau naif dengan target Scudetto, ia hanya menjaga timnya agar tidak terpuruk lebih jauh musim ini setelah kalah bersaing dengan Inter Milan.
Apalagi Rossoneri cuma berjarak 5 poin dari Como di peringkat 5, yang memungkinkan AC Milan masih bisa terlempar dari target mereka musim ini.
"Mari kita capai Liga Champions dulu, lalu kita lihat apa ambisi tahun depan, yang bagi ac Milan selalu untuk memberikan yang terbaik. Kemudian realitas akan menghadapkan kita pada kesulitan-kesulitan, tapi kita harus selalu meningkatkan posisi dari tahun sebelumnya," tegasnya.
Baca juga: 4 Fakta Inter Milan Tundukkan Cagliari di Liga Italia, Kebangkitan Thuram
Terpisah, Cristian Chivu sendiri ogah membicarakan Scudetto meskipun gelar juara Serie A itu semakin dekat.
Ia menegaskan, finish di Liga Champions bukanlah sebuah sindiran untuk pelatih tim rival, melainkan target serius Inter Milan musim ini.
Chivu berpendapat, Inter Milan memang sangat membutuhkan berkompetisi di Liga Champions setiap musim demi kelangsungan finansial.
"Soal itu, bukan lelucon ketika bicara target, semua orang ingin bermain di Liga Champions. Kami tahu betapa pentingnya turnamen tersebut secara finansial," ucap Chivu.
Baca juga: Inter Milan Tepis Rumor Diego Simeone, Marotta Tegas Percaya Chivu
Terlepas dari perjalanan Inter Milan musim ini yang tampak dominan di Liga Italia Serie A, Chivu tetap menganggap Liga Champions sebagai patokan.
Menurutnya, tersingkir di fase playoff sangat tidak bisa diterima bagi Inter yang berstatus finalis Liga Champions.
Oleh sebab itu, target utama Chivu adalah membawa Inter Milan terus tampil konsisten di Liga Champions.
"Kami ingin kompetitif juga di Liga Champions, kami ingin on point juga di Liga Champions, tujuannya selalu lolos ke kompetisi itu," ungkapnya.
(*)
(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)