Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Jembatan di Kampung Gemboyah yang menghubungkan Kecamatan Jagong Jeget dengan Kecamatan Linge, dilaporkan terputus pada bagian oprit (tanah penghubung), Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 22.20 WIB.
Setelah sebelumnya ambles akibat terjangan banjir dan hujan deras badan jembatan masih tampak berdiri, namun akses menuju jembatan tergerus sehingga tidak dapat dilalui sama sekali.
Akibat kondisi tersebut, jalur utama antar dua kecamatan yakni Jagong Jeget dan Linge dalam Kabupaten Aceh Tengah saat ini lumpuh total.
Warga tidak lagi dapat melintas karena bagian jalan penghubung ke jembatan sudah terputus dan membentuk jurang.
Warga setempat, Alimin, menyebutkan bagian oprit jembatan terus tergerus air sejak pukul 21.00 WIB hingga akhirnya terputus.
“Jembatan sedikit lagi putus, sekarang sudah tidak bisa dilalui,” ujarnya.
Sejumlah warga saat ini berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan kondisi terkini.
Meski badan jembatan masih tersisa, kerusakan pada akses masuk membuat jembatan tidak lagi berfungsi.
Saat ini, aktivitas masyarakat terganggu total, mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung vital antara Kecamatan Jagong Jeget dan Kecamatan Linge.
Peristiwa ini merupakan kejadian berulang. Sebelumnya, banjir pada 2 Januari 2026 serta banjir bandang pada 26 November 2025 juga sempat merusak jembatan yang sama hingga memutus akses kendaraan.
Upaya perbaikan secara swadaya yang sempat dilakukan warga bersama pemerintah kampung sebelumnya tidak mampu bertahan dari banjir susulan yang kembali menggerus struktur tanah penopang jembatan.
Sementara warga berharap segera ada tindakan cepat untuk memulihkan akses yang sangat vital tersebut. (*)
Baca juga: BREAKING NEWS: Jembatan Gemboyah Aceh Tengah Hampir Putus, Warga Tak Berani Melintas
Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tengah Besok 18 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan