Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Jembatan di Kampung Gemboyah yang menghubungkan Kecamatan Jagong Jeget dengan Kecamatan Linge dalam Kabupaten Aceh Tengah dilaporkan hampir putus, Sabtu (18/4/2026).
Hingga kini, kondisi di lokasi masih berlangsung hujan deras.
Meski akses belum sepenuhnya lumpuh, tidak ada warga yang berani melintasi jembatan tersebut karena kondisinya yang sangat mengkhawatirkan dan menyisakan sedikit jalan.
Warga setempat, Alimin, menyebutkan jembatan berada dalam kondisi kritis dan berpotensi putus sewaktu-waktu akibat air yang terus meluap.
“Jembatan sedikit lagi putus, sekarang sudah tidak bisa dilalui karena air masih deras,” ujarnya.
Amblesnya jembatan juga berdampak pada puluhan warga di sekitar lokasi akibat bencana yang terjadi di kawasan tersebut.
Saat ini, sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar jembatan untuk memantau kondisi terkini, meski hujan masih terus mengguyur.
Aktivitas masyarakat terganggu, mengingat Jembatan Gemboyah merupakan satu-satunya akses penghubung antara Kecamatan Jagong Jeget dan Kecamatan Linge, serta jalur vital mobilitas warga.
Peristiwa ini bukan yang pertama terjadi.
Sebelumnya, banjir pada Jumat (2/1/2026) malam juga merusak jembatan tersebut hingga memutus akses antar kecamatan.
Bahkan pada 26 November 2025, banjir bandang sempat meluluhlantakkan jembatan tersebut dan menghentikan akses kendaraan roda dua maupun roda empat.
Alimin menambahkan, pascakejadian sebelumnya masyarakat bersama pemerintah kampung sempat melakukan perbaikan secara swadaya dengan mengerahkan satu unit alat berat.
Namun, upaya tersebut belum mampu bertahan dari banjir susulan yang kembali merusak struktur jembatan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tengah Besok 18 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan
Baca juga: ASN Pemkab Aceh Tengah Wajib Lunasi PBB-P2, Data Diverifikasi Sebagai Evaluasi Kinerja
Baca juga: Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah Stabil, Petani Masuki Akhir Masa Panen