Jebloknya prestasi Real Madrid di musim 2025/2026 membuat wacana perombakan skuad mencuat di akhir musim.
Nama-nama tenar bahkan dikabarkan tak luput dari evaluasi keras yang dilakukan Presiden Florentino Perez.
Sang pelatih sementara, Alvaro Arbeloa, juga tak lepas dari sorotan lantaran dianggap gagal mengendalikan ruang ganti.
Faktor kontrol ruang ganti pemain beberapa kali lebih mencuat ketimbang isu taktikal bagi Real Madrid.
Pelatih Real Madrid disebut harus bisa menguasai ruang ganti terlebih dahulu sebelum terjun ke urusan taktik kepada para pemainnya.
Namun, usaha keras pelatih juga tak akan berbuah manis di atas lapangan saat para pemainnya tak bisa memberikan penampilan terbaik.
Itulah yang menjadi tantangan para pemain Real Madrid dalam beberapa waktu terakhir.
Mereka dianggap tak mencerminkan semangat juang Los Merengues yang sesungguhnya.
Seperti tak ada kebanggaan saat menggunakan lambang Real Madrid di depan jersey masing-masing.
Menurut laporan Sport, setidaknya ada 8 nama pemain yang akan coba dilepas Real Madrid di bursa transfer musim panas.
Pemain senior seperti Dani Carvajal, David Alaba, dan Eduardo Camavinga tak akan lolos dari incaran.
Carvajal dan Alaba sudah cukup kesulitan mendapatkan menit bermain pasti di kubu El Real.
Faktor kebugaran juga menjadi musuh besar bagi para pemain ini.
Mereka cukup sering mengalami cedera yang membuat performa mereka tak maksimal.
Jasa besar Carvajal selama bertahun-tahun mengawal sektor kanan pertahanan Real Madrid memang pantas mendapatkan acungan jempol dan apresiasi.
Namun, masa bermain bagi sang kapten sudah berlalu.
Ia mau tak mau harus merelakan tempatnya kepada Trent Alexander-Arnold yang didatangkan belum lama ini.
Ada juga pemain lain yang masuk dalam daftar lego versi Sport tersebut.
Sosok Ferland Mendy, Fran Garcia, Dani Ceballos, Franco Mastantuono, dan Gonzalo Garcia disebut tak luput dari daftar tersebut.
Khusus bagi Mastantuono, ia kemungkinan tak akan dilepas secara permanen.
Pemain asal Argentina ini akan dipinjamkan ke klub lain untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Ia memerlukan itu untuk terus mengembangkan kemampuannya sebagai pemain muda.
Sementara dari kubu Real Madrid, cerita soal pelatih juga tak kalah panas.
El Real sepertinya tak akan mempertahankan Alvaro Arbeloa yang saat ini menjabat sebagai pelatih interim.
Pencarian pelatih baru untuk memangku tugas di Real Madrid akan segera dimulai.
Musim buruk yang dialami menjadi penyebab utamanya.
Kegagalan mendapatkan gelar-gelar bergengsi, mulai dari Liga Spanyol, Copa Del Rey, hingga Liga Champions menjadi pendorong utamanya.
Ada beberapa kandidat yang masuk daftar pertimbangan Real Madrid untuk diangkat sebagai pelatih baru nantinya.
Nama Mauricio Pochettino masuk di dalam daftar pertimbangan tersebut.
Berusia 54 tahun, Pochettino memiliki pengalaman menangani klub besar seperti PSG (win rate 65 persen) dan Chelsea.
Ia pernah menolak kembali ke Tottenham dan tidak menutup kemungkinan melatih Real Madrid.
Kelemahannya adalah, ia belum pernah melatih di Spanyol sejak meninggalkan Espanyol tahun 2012.
Selain itu, karismanya dalam menangani nama-nama besar juga belum terlalu teruji.
Kerja samanya di PSG bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe ternyata tak bisa memberikan gelar Liga Champions yang menjadi incaran.
Nama kedua yang masuk daftar incaran Real Madrid adalah Jurgen Klopp.
Posisi Klopp saat ini sedang tak menangani klub manapun, meski ia juga punya jabatan bersama sebuah merk besar.
Pelatih asal Jerman ini dianggap layak mengisi kursi Bernabeu.
Reuninya dengan Trent Alexander-Arnold yang kini bergabung ke Madrid bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Masalahnya, Klopp belum lama meninggalkan Liverpool pada 2024 dan kemungkinan besar enggan kembali ke pinggir lapangan dalam waktu dekat.