Tentara Prancis Tewas saat UNIFIL Diserang di Lebanon, PM Nawaf Salam Serukan Investigasi
Untung April 19, 2026 10:42 AM

- Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengumumkan bahwa pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) dari kontingen Prancis diserang di wilayah Lebanon selatan pada Sabtu (18/4/2026).

Melansir The Guardian, PM Nawaf Salam mengutuk keras insiden tersebut dan telah memberikan instruksi tegas untuk segera melakukan investigasi guna meminta pertanggungjawaban para pelaku.

Tak lama setelah pernyataan PM Lebanon, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengonfirmasi bahwa satu tentaranya, Sersan Mayor Florian Montorio dari Resimen Zeni Parasut ke-17, tewas dalam serangan tersebut.

Selain satu korban jiwa, tiga rekan Montorio lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dievakuasi. Macron menyatakan bahwa semua indikasi menunjukkan Hizbullah bertanggung jawab atas serangan ini.

“Prancis menuntut agar pihak berwenang Lebanon segera menangkap para pelaku dan memikul tanggung jawab bersama UNIFIL,” tegas Macron.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan belasungkawa melalui sambungan telepon kepada Emmanuel Macron. Ia berjanji bahwa Beirut tidak akan ragu untuk mengejar para pelaku serta membawa mereka ke pengadilan.

Pihak berwenang Lebanon menilai tindakan tidak bertanggung jawab tersebut memberikan kerugian besar bagi hubungan diplomatik Lebanon dengan negara-negara sahabat yang selama ini memberikan dukungan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.