Kronologi Ibu Muda Hamil 8 Bulan Ditemukan Meninggal di Ketapang saat Suami Dinas di Luar Daerah
Syahroni April 19, 2026 12:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Suasana duka menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. 

Di tempat itu, seorang ibu muda berusia 26 tahun ditemukan tak bernyawa, meninggalkan kisah pilu yang menyentuh hati banyak orang.

Perempuan tersebut diketahui tengah mengandung dengan usia kehamilan sekitar delapan bulan.

Baca juga: Helikopter Jatuh di Sekadau! 5 Sebab Kecelakaan dan Pengamat Kritik Lambannya Respon Penanganan

Harapan akan kehadiran buah hati yang sebentar lagi lahir, justru berubah menjadi kabar duka yang tak terduga.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu, rumah dalam keadaan tertutup, sementara sang suami diketahui sedang menjalankan tugas dinas di luar kota.

Didorong rasa khawatir, warga akhirnya berinisiatif membuka pintu rumah bersama-sama.

Betapa terkejutnya mereka saat mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

Dari kondisi tubuh yang ditemukan, korban diduga telah meninggal beberapa hari sebelumnya.

Baca juga: Detik-detik Helikopter PK-CFX PKN Plantation Meledak di Sekadau Tewaskan 8 Orang, Kesaksian Yohanes

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. 

"Kami menerima laporan terkait penemuan mayat di salah satu rumah di Jalan Kalinilam. Setelah itu anggota langsung turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke RS Agoesdjam untuk dilakukan visum," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu  19 April 2026. 

Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan awal. 

Hasil visum sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban yang berada di Singkawang terkait rencana autopsi.

Namun, keluarga memilih menolak autopsi dan meminta agar jenazah segera dimakamkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.