Lebaran Sastra Silaturahim Literasi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Lintas Komunitas di Pontianak
Rivaldi Ade Musliadi April 19, 2026 12:42 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kegiatan Lebaran Sastra Silaturahim Literasi kembali digelar di Rumah Budaya, Jalan Imam Bonjol Gang Hj Salmah, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 18 April 2026. 

Kegiatan yang memasuki tahun keempat ini menjadi wadah berkumpulnya para pegiat literasi, sastrawan, seniman, hingga masyarakat umum dalam suasana Lebaran.

Penggagas Lebaran Sastra, Ahmad Sofian, mengatakan kegiatan ini merupakan ajang mempererat silaturahmi lintas bidang dan generasi.

“Hari ini, hari Sabtu, 18 April 2026, jadi kita menggelar kembali Lebaran Sasra Silaturahim Literasi. Tahun ini, tahun 2026, yang keempat kali kita gelar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan berbagai kalangan, mulai dari pegiat literasi, sastra, seni, budaya, aktivis sosial hingga masyarakat umum, dalam suasana Lebaran.

• Kenaikan BBM Pertamina Bikin Sesak! Warga Pontianak Kalbar Menjerit Pengeluaran Membengkak

Lebih lanjut, Ahmad Sofian menyebut kegiatan ini juga bertujuan menciptakan tradisi tahunan di Pontianak yang dapat menjadi contoh di tingkat nasional.

“Ini juga atas kerjasama berbagai macam komunitas, berbagai macam kawan-kawan yang tadi bergerak di bidang literasi, sastra , seni budaya, dan yang lain-lain. Tujuannya silaturahim, dan kemudian kita ingin menciptakan sebuah tradisi di kota Pontianak, di Kalimantan Barat, dan menjadi contoh baik untuk di Indonesia, agar setiap tahun semua lintas generasi, semua lintas bidang bisa bertemu, bisa bersilaturahim,” paparnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara swadaya dengan dukungan berbagai pihak melalui skema urunan atau crowdfunding mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan hingga pascakegiatan.

Menurutnya, kontribusi yang diberikan pun beragam mulai dari tenaga hingga materi.

“Ada yang menyumbang doa, menyumbang semangat, menyumbang seribu rupiah, sampai yang menyumbang jutaan rupiah, kemudian kita himpun, dan kita cukupi untuk kebutuhan-kebutuhannya,” lanjutnya.

Ahmad Sofian juga mengibaratkan kegiatan tersebut sebagai momen berkumpulnya keluarga besar di mana seluruh peserta datang untuk menjaga silaturahmi sebagaimana anggota keluarga yang berkumpul di rumah bersama yang rutin digelar setiap tahun pada bulan Syawal. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.