TRIBUNKALTIM.CO - Perburuan gelar Liga Inggris memang tidak akan ditentukan sepenuhnya di Stadion Etihad, namun arah juara bakal semakin jelas setelah duel besar antara Manchester City dan Arsenal.
Laga Manchester City vs Arsenal, di pekan ke-33 Liga Inggris, digelar Minggu (19/4/2026) hari ini, pukul 22.30 WIB.
Hingga penutupan pertandingan pada 19 April, The Gunners bisa saja memperlebar jarak menjadi sembilan poin, keunggulan yang hampir mustahil dikejar.
Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Man United Taklukkan Chelsea, Spurs tak Beranjak dari Zona Merah
Namun di sisi lain, jika hasil berbalik, posisi puncak bisa sepenuhnya berada dalam kendali tim asuhan Pep Guardiola.
Isu “quadruple” sempat melekat pada Arsenal, tetapi Manchester City justru diam-diam mengincar treble domestik yang tak terduga.
Tim asuhan Guardiola tampak menikmati peran sebagai pengejar di belakang skuad Mikel Arteta yang mulai kelelahan.
City sudah mengamankan EFL Cup dan hanya berjarak 180 menit dari mempertahankan gelar FA Cup.
Baca juga: Live Streaming Chelsea vs Manchester United di Liga Inggris Malam Ini, Link TV Online
Mereka juga sukses memangkas jarak menjadi enam poin dari Arsenal, bahkan masih memiliki satu laga tunda.
Dalam laga terakhir melawan Chelsea, Manchester City memang tampil biasa saja di babak pertama.
Namun, ketajaman Nico O'Reilly mengubah jalannya pertandingan.
Golnya menjadi yang keenam di semua kompetisi sejak Februari, terbanyak di skuad City dalam periode tersebut.
Kemenangan meyakinkan 3-0 di Stamford Bridge menjadi kemenangan ketiga beruntun tanpa kebobolan.
Baca juga: Prediksi Skor Chelsea vs Manchester United di Liga Inggris, Susunan Pemain dan Kondisi Tim
Dalam periode itu, mereka mencetak sembilan gol, menunjukkan konsistensi yang mengkhawatirkan bagi rival.
Statistik juga memihak Manchester City.
April adalah bulan terbaik mereka, dengan rasio kemenangan 79,5 persen dan rata-rata 2,51 poin per laga, tertinggi dibanding bulan lain.
Sebaliknya, Arsenal justru tampil kurang meyakinkan di bulan yang sama.
Sejak Arteta menangani tim, mereka hanya mencatat 42,3 % kemenangan dan rata-rata 1,54 poin per laga di bulan April, angka terburuk mereka.
Baca juga: Siapa Juara Liga Inggris? Prediksi Superkomputer Opta dari Hasil Laga Man City vs Arsenal
Kekalahan 1-2 dari Bournemouth pekan lalu memperpanjang tren negatif Arsenal.
Gol Eli Junior Kroupi dan Alex Scott membungkam Emirates, meski sempat disamakan lewat penalti Viktor Gyokeres.
Meski berhasil melaju ke semifinal Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun, sebuah rekor klub, hasil imbang 0-0 melawan Sporting Lisbon tidak cukup mengangkat moral tim.
Hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir di semua kompetisi menggambarkan kondisi Arsenal yang mulai kehabisan tenaga.
Lebih parah lagi, sejak awal tahun mereka telah membuat 15 kesalahan yang berujung peluang lawan, bandingkan dengan hanya delapan kesalahan sepanjang Agustus hingga Desember.
Baca juga: Prediksi Manchester United vs Leeds United di Liga Inggris, Susunan Pemain dan Klasemen Terbaru
Meski begitu, ada sedikit kabar baik.
Arsenal tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Man City di liga, setelah sebelumnya sempat kalah 12 kali berturut-turut.
Di kubu Manchester City, Nico O'Reilly sempat mengalami masalah hamstring, namun Guardiola memastikan kondisinya siap tampil.
Sementara itu, Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones masih absen karena cedera.
Baca juga: Hasil Liga Inggris: Tottenham Terpuruk, City Dekati Arsenal di Puncak Klasemen
City kemungkinan besar tetap menurunkan komposisi yang sama seperti saat mengalahkan Chelsea, dengan Rayan Cherki kembali menjadi kreator utama.
Di sisi Arsenal, kabar buruk datang dari Bukayo Saka yang dipastikan absen.
Noni Madueke masih diragukan, sementara Martin Odegaard, Jurrien Timber, dan Riccardo Calafiori juga belum pasti tampil.
Absennya pemain kunci ini jelas mengurangi kreativitas lini serang Arsenal secara signifikan.
Manchester City
Donnarumma; Nunes, Khusanov, Guehi, O'Reilly; Rodri, Silva; Semenyo, Cherki, Doku; Haaland
Arsenal
Raya; White, Saliba, Gabriel, Hincapie; Zubimendi, Rice; Madueke, Eze, Trossard; Gyokeres
Manchester City 2-0 Arsenal
Pertahanan Arsenal yang mulai rapuh dan absennya pemain kreatif seperti Saka dan Odegaard bisa menjadi faktor penentu.
Di sisi lain, trio ofensif City seperti Cherki, Antoine Semenyo, dan Jeremy Doku berpotensi merepotkan lini belakang lawan.
Dengan kondisi yang lebih segar dan momentum positif, Manchester City diprediksi mampu mengambil alih kendali dalam perburuan gelar musim ini.




















(*)